Berita

Para pendaki terjebak badai salju di Everest (YouTube NBC)

Dunia

Ratusan Pendaki Gunung Everest Selamat dari Badai Salju

SENIN, 06 OKTOBER 2025 | 12:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ratusan pendaki yang sempat terjebak badai salju di sisi timur Gunung Everest, wilayah Tibet, akhirnya berhasil dievakuasi pada Minggu, 5 Oktober 2025, waktu setempat.

Menurut laporan televisi pemerintah China, CCTV, sebanyak 350 pendaki telah berhasil mencapai kota kecil Qudang. Sementara itu, pihak berwenang juga telah berhasil menghubungi lebih dari 200 pendaki lainnya yang masih berada di jalur pendakian.

Ratusan wisatawan itu sebelumnya mengunjungi lembah terpencil Karma, yang mengarah ke sisi timur Everest (dikenal sebagai sisi Kangshung), untuk menikmati libur panjang Hari Nasional selama delapan hari di China.


“Cuaca di pegunungan sangat basah dan dingin, risiko hipotermia sangat tinggi,” kata Chen Geshuang, salah satu dari 18 anggota tim trekking yang berhasil selamat dan tiba di Qudang, dikutip dari Reuters, Senin, 6 Oktober 2025.

“Pemandu kami bilang, ia belum pernah melihat cuaca seburuk ini di bulan Oktober. Semuanya terjadi begitu tiba-tiba,” ujarnya.

Badai salju mulai melanda pada Jumat malam dan terus berlanjut sepanjang Sabtu di lembah yang berada di ketinggian sekitar 4.200 meter di atas permukaan laut. Rombongan Chen akhirnya bisa turun dari gunung pada Minggu pagi dan disambut warga desa setelah melewati malam berat dengan hujan salju lebat disertai petir dan guntur.

Untuk membuka kembali jalur yang tertutup salju tebal, ratusan warga lokal bersama tim penyelamat telah dikerahkan ke lokasi. Berdasarkan laporan awal dari Jimu News, hampir 1.000 orang sempat terjebak di kawasan itu akibat cuaca ekstrem.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya