Berita

Global Sumud Flotilla (GSF). (Foto: AP)

Dunia

Israel Usir 137 Aktivis Global Sumud ke Turki

MINGGU, 05 OKTOBER 2025 | 00:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Israel mengumumkan telah mendeportasi 137 aktivis yang ditahan saat berlayar dalam armada bantuan menuju Gaza, Global Sumud Flotilla (GSF), pada Sabtu 4 Oktober 2025.

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Israel menyebut para aktivis itu berasal dari Amerika Serikat, Italia, Inggris, Swiss, Yordania, dan sejumlah negara lain. Dalam unggahannya di X, kementerian tersebut menyebut mereka sebagai "provokator armada Hamas-Sumud".

"Mereka dideportasi hari ini ke Turki. Israel berupaya mempercepat deportasi semua provokator," demikian pernyataan Kemlu Israel.


Deportasi massal ini melanjutkan langkah sehari sebelumnya, ketika empat aktivis asal Italia menjadi kelompok pertama yang dipulangkan dari ratusan orang yang ditahan dari armada tersebut.

Armada Sumud Global berlayar bulan lalu dengan membawa ratusan politisi dan aktivis internasional, termasuk aktivis iklim asal Swedia Greta Thunberg. Tujuannya untuk memberikan bantuan ke Gaza, yang menurut kini menghadapi krisis kelaparan.

Namun, Angkatan Laut Israel berhasil mencegat kapal-kapal itu pada Rabu 2 Oktober 2025. Seorang pejabat Israel menegaskan lebih dari 400 orang aktivis yang berada di dalam kapal dicegah mencapai wilayah Palestina.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya