Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN Sahidin. (Foto: Tangkapan Layar YouTube DPR)

Politik

BGN Ditantang Tunjuk Hidung Politikus Minta Jatah MBG

RABU, 01 OKTOBER 2025 | 16:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi IX DPR menantang Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengungkap sosok politikus yang disebut meminta jatah program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu ditegaskan Anggota Komisi IX DPR Fraksi PAN Sahidin dalam rapat kerja bersama Kepala BGN, Menteri Kesehatan, dan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Rabu 1 Oktober 2025. 

“BGN ini program Presiden, bagaimana ini bisa selesai cepat, bagaimana 2025 ini targetnya tercapai karena multi efeknya ya betul-betul dirasakan oleh masyarakat. Tapi, setelah kami jalan di dapil masing-masing, kami nggak nyaman juga, Pak, politisi yang mintalah, yang apa," kata Sahidin.


Sahidin sebagai mitra kerja BGN mengaku pernah berkomunikasi dengan staf BGN untuk menjembatani program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut. 

Atas dasar itu, Sahidin meminta Kepala BGN Dadan Hindayana untuk menunjuk batang hidung politikus yang meminta jatah MBG tersebut. 

“Memang saya ada menelepon staf Bapak, tetapi kami hanya menjembatani, mungkin kalau yang lain nggak tahu saya. Tapi, kalau ada, tolong tunjuk ini minta-minta ini kerjaannya," ungkap Sahidin.

Sebelumnya, Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang mengaku pernah dimintai jatah oleh seorang politisi terkait pendirian SPPG dalam program MBG.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya