Berita

Program Senator Peduli Ketahanan Pangan. (Foto: Dokumentasi DPD RI)

Politik

Wamentan Nilai Program Ketahanan Pangan DPD Lampaui Tupoksi

MINGGU, 28 SEPTEMBER 2025 | 18:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Program Senator Peduli Ketahanan Pangan gagasan DPD RI menuai pujian dari Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono. Program tersebut dinilai sebagai bentuk nyata kolaborasi negara dalam menyejahterakan rakyat.

Bahkan Wamentan menilai inisiatif tersebut melampaui tugas pokok dan fungsi (tupoksi) DPD yang selama ini menjadi pengawas kerja eksekutif dan terlibat dalam perumusan undang-undang.

"Kami jujur saja, keterlibatan DPD ini luar biasa yang sebenarnya tugas pokoknya mengawasi dan menyerap aspirasi," kata Wamentan dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 28 September 2025.


Inisiatif DPD ini bisa menjadi contoh yang baik melalui sinergi eksekutif, legislatif, dan seluruh elemen bangsa dalam membangun kedaulatan pangan nasional. Sudaryono menekankan, program ini bukti kerja sama lintas sektor mampu menghadirkan solusi nyata mencapai swasembada pangan.

Ditambah, program Senator Peduli Ketahanan Pangan digelar serentak di Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua Tengah dengan total lahan percontohan seluas 5.000 hektare untuk budidaya jagung.

“Kita sangat terbantu. Bahasanya sangat terbantu sekali, tiada tara,” tandas politisi Gerindra ini.

Sementara itu, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin menegaskan, program Senator Peduli Ketahanan Pangan adalah dukungan konkret terhadap visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam asta cita.

“Kita tidak hanya menanam benih jagung, tetapi juga benih kebersamaan dan kedaulatan bangsa. Tanpa petani yang kuat, Indonesia tidak akan mampu berdiri tegak sebagai negara berdaulat pangan,” tegas Sultan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya