Berita

Presiden Justice and Democracy Forum (JDF) Asia Pasifik, Jazuli Juwaini. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Dunia

Pidato Prabowo di PBB Momen Bersejarah Perjuangan Membela Palestina

RABU, 24 SEPTEMBER 2025 | 18:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pidato Presiden Prabowo Subianto di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) New York menunjukkan Indonesia berdiri tegak di garis terdepan memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan melawan segala bentuk penjajahan serta penindasan.

“Pidato Presiden Prabowo ini momentum bersejarah. Indonesia bukan hanya berbicara untuk dirinya sendiri, tetapi suara nurani kemanusiaan, membela hak rakyat Palestina yang terus dirampas," kata Presiden Justice and Democracy Forum (JDF) Asia Pasifik, Jazuli Juwaini di Jakarta, Rabu, 24 September 2025.

Bagi Jazuli, setidaknya ada tiga substansi pidato Presiden Prabowo. Pertama adalah meneguhkan konsistensi Indonesia membela kemerdekaan Palestina, menolak penjajahan, dan mendukung solusi dua negara berdasarkan hukum internasional.


Kedua, pidato Presiden Prabowo menggugah solidaritas global agar dunia tidak berdiam diri terhadap genosida dan agresi Israel yang terus menelan korban sipil tak berdosa.

Ketiga, menegaskan kepemimpinan moral Indonesia yang mampu memberi arah dan inspirasi di tengah kebuntuan dewan keamanan PBB akibat veto sepihak AS.

"Ini adalah cermin keberanian dan kepemimpinan moral bangsa kita di panggung dunia. Pidato Presiden Prabowo adalah suara lantang yang membangunkan dunia bahwa keadilan untuk Palestina tidak boleh ditunda," tegas politisi PKS ini.

Wakil Presiden Forum Anggota Parlemen Muslim Dunia (IFIP) ini juga menyerukan agar momentum pidato Presiden Prabowo menjadi dasar memperkuat diplomasi kolektif untuk menekan Israel dan menghentikan agresi kejamnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya