Berita

Peneliti Utama Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Siti Zuhro.(Foto: RMOL/Raiza Andini)

Politik

Caketum PPP Dituntut Punya Empati ke Masyarakat

SABTU, 20 SEPTEMBER 2025 | 04:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemimpin PPP didorong memiliki empati tinggi ke masyarakat jika ingin mendulang kemenangan pada pemilu selanjutnya.

Peneliti Utama Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof Siti Zuhro mengatakan, calon ketua umum PPP harus mampu menjangkau kantong-kantong masyarakat kalangan marginal dan kelas bawah agar partai berlambang Ka'bah ini disegani.

"Turun dan berempati, itu luar biasa," kata Siti Zuhro dalam diskusi publik bertema "Urgensi Perubahan dan Revitalisasi PPP sebagai Kekuatan Politik Umat di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan pada Jumat 19 September 2025.


Selain itu, Siti Zuhro memberikan catatan penting bagi semua partai berasaskan Islam, khususnya PPP, untuk bisa meraup suara mayoritas kaum muslimin. Pasalnya, ia melihat banyak partai Islam yang tidak mampu merangkul umat Islam itu sendiri.

“Mengapa hampir lebih dari 50 persen penduduk Indonesia tak memilih partai Islam. Hal itu pun harus menjadi renungan bagi PPP ke depannya,” tutup Siti Zuhro.

Muktamar X PPP rencananya digelar pada 27 September 2027 di Taman Jaya Ancol, Jakarta.




Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya