Berita

Demonstrasi Block Everything mengguncang Prancis. (Foto: bbc.com)

Dunia

Demo Block Everything Pecah di Prancis

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2025 | 01:11 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Prancis diguncang gelombang aksi besar-besaran dengan nama "Block Everything". Ribuan massa memadati pusat kota hingga melakukan pemblokiran jalan. 

Melansir Reuters, massa yang mengamuk kemudian melakukan pembakaran barikade hingga terjadi bentrokan dengan aparat keamanan. 

Gelombang demo ini merupakan buntut kebijakan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang berencana melakukan pemangkasan belanja negara. 


Kementerian Dalam Negeri memperkirakan hampir 200.000 orang berpartisipasi dalam unjuk rasa tersebut.

Menteri Dalam Negeri Bruno Retailleau mengatakan, kaum muda “sangat terwakili” dalam aksi protes yang ia tuding telah dibajak oleh kelompok kiri radikal dan ultra-kiri.

Retailleau menegaskan bahwa meskipun terdapat sangat banyak upaya untuk melumpuhkan negara, para pemblokir tidak berhasil memblokir Prancis.

Menurut data resmi, terdapat total 812 aksi protes di seluruh negeri.

Di ibu kota Paris, bentrokan terjadi di beberapa lokasi strategis termasuk Porte d’Aubervilliers, sekolah menengah atas, dan stasiun kereta Gare du Nord.

Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa, sementara beberapa tempat sampah dibakar.

Di kawasan pusat kota Chatelet, sebuah bangunan terbakar, yang memicu intervensi besar dari pemadam kebakaran.

Pusat perbelanjaan Forum des Halles di jantung kota Paris juga ditutup setelah muncul seruan penjarahan saat para demonstran bergerak menuju lokasi tersebut.

Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil juga mengumumkan adanya gangguan lalu lintas udara di bandara Marseille, Nice, Bastia, Ajaccio, Figari, dan Calvi, dengan penundaan dan pembatalan penerbangan yang diperkirakan terjadi sepanjang hari.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya