Berita

Mahasisa melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI (Foto: RMOL)

Politik

Jaga Stabilitas Nasional, IPA Ingatkan Penyampaian Pendapat Tetap Ikuti SOP

SELASA, 09 SEPTEMBER 2025 | 14:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Stabilitas nasional pasca aksi anarkis pada akhir Agustus 2025 diharapkan dapat terjaga secara berkesinambungan hingga ke depannya.

Tragedi yang dipicu atas kenaikan tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), turut menjadi perhatian Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Al Washliyah (PP IPA) beberapa pekan ini.

Ketua Umum PP IPA periode 2025-2029 yang terpilih dalam Muktamar XIV, Harahap, meminta seluruh komponen bangsa khususnya para pelajar agar tidak lagi terprovokasi untuk melakukan aksi anarkis yang sampai menimbulkan korban jiwa.


"Penyampaian pendapat harus tetap mengikuti SOP (standar operasional prosedur) yang ada," ujar Amril dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 9 September 2025.

Amril memastikan, struktur Ikatan Pelajar Al-Washliyah di seluruh Indonesia belum ada yang turun aksi, karena diperintahkan agar tetap menjaga stabilitas nasional.

"Dan kiranya aksinya diganti dengan secara langsung menyampaikan aspirasi, melalui cara-cara yang lebih terpelajar," tutur Amril.

"Mungkin bisa dengan cara audiensi dan lainya, untuk menghindari bentrokan yang menimbulkan korban jiwa, kepada DPR di tempatnya masing masing," sambungnya.

Amril menilai, pengrusakan dan juga penjarahan yang terjadi pada aksi anarkis akhir bulan lalu tidak mencerminkan cita-cita luhur bangsa.

"Seharusnya kita bangga terhadap pembangunan infrastruktur yang ada pada saat ini, bukan malah merusaknya," ungkapnya.

Berdasarkan data kerusakan infrastruktur yang disampaikan Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY),  nilai kerugian akibat kerusuhan yang berlangsung beberapa waktu lalu mencapai Rp900 miliar.

Menurutnya, akibat itu pemerintah harus mengucurkan kembali anggaran di tingkat pusat maupun daerah masing-masing untuk perbaikan, sementara banyak program pemerintah pusat maupun daerah yang belum dikerjakan dan membutuhkan anggaran.

"Di samping itu, kita juga masih dalam kondisi penghematan anggaran (efisiensi) di beberapa sektor program pemerintahan baik pusat dan daerah. Maka tindakan tersebut sama dengan kita ikut memperlambat pembangunan daerah dan bangsa kita," ucapnya.

Lebih lanjut, PP IPA juga mengecam adanya dugaan pengerahan massa aksi pelajar yang bukan kader-kader organisasi pelajar.

"Kami menyoroti adanya pelajar-pelajar yang didorong dan diprovokasi untuk ikut turun aksi, dan tindakanya tidak mencerminkan para kader organisasi pelajar. Hal ini wajib menjadi perhatian serius pihak kepolisian," demikian Amril menambahkan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya