Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Sekretariat Presiden)

Global

Prabowo Juluki BRICS Pilar Stabilitas di Tengah Gejolak Politik Global

SELASA, 09 SEPTEMBER 2025 | 11:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa BRICS kini menjadi salah satu pilar penting bagi stabilitas dan harapan dunia di tengah gejolak politik internasional yang kian tidak menentu.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri BRICS Leaders Virtual Meeting, Senin malam, 8 September 2025, bersama para pemimpin negara anggota BRICS.

“Indonesia menganggap BRICS sebagai pilar stabilitas dan harapan yang sangat kuat dalam situasi geopolitik internasional saat ini,” ujar Prabowo.


Menurutnya, dunia saat ini tengah menghadapi tantangan besar, termasuk goyahnya konsep multilateralisme yang selama ini menjadi dasar hubungan internasional.

“BRICS sekarang memiliki populasi lebih dari 55 persen dunia, dengan global GDP lebih dari 40 persen. BRICS dihuni oleh negara dengan ekonomi terbesar, populasi terbesar, pasar terbesar, hingga sumber daya alam kritis terbesar,” jelas Prabowo.

Dengan kekuatan tersebut, ia menilai BRICS kian berperan sebagai poros penting dalam percaturan global.

“Kita harus terus bekerja lebih dekat bersama, kita harus berkonsultasi satu sama lain,” tegasnya.

Pertemuan tersebut dihadiri antara lain Presiden Tiongkok Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan, dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian. 

Turut hadir Menteri Luar Negeri India Jaishankar yang mewakili Perdana Menteri Narendra Modi, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, serta Presiden Brasil Lula da Silva selaku Ketua BRICS 2025.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya