Berita

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. (Foto: RMOL)

Politik

Walhi Tantang Raja Juli Antoni Berani Tindak Mafia Hutan

MINGGU, 07 SEPTEMBER 2025 | 14:54 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menantang Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk berani melakukan penegakkan hukum kepada para mafia hutan.

Hal itu ditegaskan Manager Kampanye Hutan dan Kebun WALHI Nasional Uli Arta Siagian menanggapi foto Raja Juli Antoni dengan Azis Welang.

Uli Artha mengatakan, meskipun Menteri Kehutanan Raja Juli sudah mengklarifikasi hal itu, namun tidak cukup untuk meyakinkan masyarakat pejabat negara tidak terlibat dalam transaksi kotor para mafia.


"Saya sudah baca klarifikasinya menteri kehutanan meskipun dia mengelak dengan bilang bahwa nggak tahu orang tersebut adalah tersangka pembalakan liar tetapi sulit untuk diterima," ucap Uli Artha kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu, 7 September 2025.

Ia menegaskan Walhi meminta Raja Juli Antoni untuk tegas kepada para mafia hutan meskipun bisa main domino bersama mereka.

"Menantang menteri kehutanan jadi walhi juga dalam momentum ini menantang menteri kehutanan untuk benar-benar berani nggak sih melakukan penegakan hukum kepada para bukan hanya pembalakan liar tapi seluruh pengrusakan hutan," ucapnya.

Menurutnya, pelaku perusakan hutan memiliki misi sesuatu yang terorganisir dan ada aktor intelektual di baliknya.

"Pasti ada yang faktor intelektual di belakangnya yang sampai saat ini misalnya nggak banyak kasus yang mampu menjerat aktor intelektual itu jadi ini adalah waktu untuk kamk menantang menteri kehutanan bisa melakukan suatu penegakan hukum terhadap kejahatankehutanan yang terorganisir ini," tutupnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya