Berita

Perburuan tersangka pembunuh polisi Victoria (Foto: 9News)

Dunia

Polisi Umumkan Hadiah Rp10 Miliar untuk Tangkap Desmond Freeman

SABTU, 06 SEPTEMBER 2025 | 07:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepolisian Victoria, Australia, mengumumkan sayembara berhadiah 1 juta Dolar Australia (sekitar Rp10 miliar) bagi siapa saja yang bisa memberikan informasi hingga berhasil menangkap Desmond Freeman, tersangka pembunuhan polisi.

Hadiah ini merupakan yang terbesar dalam sejarah negara bagian tersebut. Inspektur Detektif Dean Thomas menyebut jumlah ini bisa benar-benar “mengubah hidup” siapa pun yang berhasil membantu.

Desmond Freeman yang terkadang dikenal oleh rekan-rekannya sebagai Dezi, 56 tahun, masih buron dan diburu aparat sehubungan dengan penembakan yang menewaskan dua petugas polisi di Porepunkah pada 26 Agustus 2025. 


Kedua polisi mendatangi sebuah properti di Rayner Track, Porepunkah. Mereka diserang saat sedang menjalankan surat perintah penggeledahan terkait Freeman di properti tersebut. 

Detektif Kepala Polisi Senior Neal Thompson dan Kepala Polisi Vadim de Waart-Hottart tewas secara tragis. 

Freeman digambarkan sebagai seorang Kaukasia, tinggi 183 cm, bertubuh sedang, berambut pendek gelap, dan bermata cokelat. Ia terakhir terlihat mengenakan celana olahraga hijau tua, jas hujan hijau tua, sepatu bot Blundstone cokelat, dan kacamata baca. Ia diyakini membawa senjata api. 

Ia dikenal sebagai sosok yang selalu mengkritik dan menunjukkan permusuhan terhadap polisi dan sistem peradilan.

“Biasanya hadiah seperti ini diberikan untuk informasi yang mengarah pada hukuman, tetapi kali ini berbeda karena hadiah diberikan untuk penangkapan. Ini yang membuatnya jadi rekor di Victoria,” kata Thomas, dikutip dari 9News, Sabtu, 6 September 2025.

Thomas menegaskan, hadiah fantastis ini menunjukkan betapa seriusnya kasus tersebut dan besarnya komitmen polisi untuk menangkap Freeman secepat mungkin.

“Tujuan kami adalah mendorong siapa pun yang mungkin memiliki informasi, tetapi belum berani melapor, agar segera menghubungi polisi,” jelasnya.

Hingga hari ke-12 pencarian, polisi sudah menerima ratusan laporan dari masyarakat, tetapi belum ada satu pun penampakan Freeman yang terkonfirmasi. Lebih dari 450 petugas dikerahkan setiap hari, menggeledah lebih dari 100 properti dan kawasan hutan belukar.

Freeman diyakini masih bersenjata lengkap dan berpotensi berbahaya. Polisi juga menduga ada kemungkinan orang lain menyembunyikannya atau mengetahui keberadaannya.

“Jika Anda melihat Freeman atau memiliki informasi sekecil apa pun, segera hubungi polisi melalui Triple Zero. Ini akan memberi kami peluang terbaik untuk menangkapnya,” tegas Thomas.

Thomas menambahkan, Freeman telah menewaskan dua orang dan melukai satu orang lainnya, sehingga penangkapannya menjadi prioritas utama. Pihak berwenang juga tidak menutup kemungkinan bahwa Freeman mungkin sudah meninggal karena tindakan bunuh diri.

“Semoga hadiah besar ini bisa menjadi pemicu agar seseorang mau memberikan informasi yang kami butuhkan,” ujar Thomas.

Kepolisian Victoria yakin ada orang-orang yang membantu menyembunyikan Freeman.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan otoritas federal akan memberikan Victoria "semua dukungan yang diperlukan" untuk membantu perburuan.  

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya