Berita

Ilustrasi pergerakan saham. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 18 Juta

JUMAT, 05 SEPTEMBER 2025 | 16:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Jumlah investor di pasar modal Indonesia kembali mencatat rekor baru. Hingga akhir Agustus 2025, jumlah investor yang terdaftar menembus 18 juta orang.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), total Single Investor Identification (SID) mencapai 18.012.665. SID merupakan identitas tunggal yang diterbitkan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bagi setiap investor.

Sepanjang Januari hingga Agustus 2025, tercatat ada tambahan sekitar 3,1 juta investor baru. Dari jumlah tersebut, investor saham mencapai 7,6 juta SID, dengan penambahan sekitar 1,2 juta SID sepanjang periode berjalan.


"Capaian ini bukan sekadar angka, tetapi juga mencerminkan tumbuhnya optimisme dan kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional serta pasar modal Indonesia," kata Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik dalam keterangan resminya, pada Jumat, 5 September 2025.

BEI mencatat, meningkatnya jumlah investor juga beriringan dengan penguatan ekosistem pasar modal. Partisipasi investor ritel dalam transaksi harian kian dominan, meski dari sisi kepemilikan masih kalah dibandingkan investor institusi.

Sementara itu, kinerja pasar modal pada pekan pertama September 2025 menunjukkan penguatan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,47 persen ke level 7.867. 

Kapitalisasi pasar juga meningkat 0,20 persen menjadi Rp14.211 triliun dibandingkan pekan sebelumnya.

Namun, dari sisi transaksi terjadi penurunan. Frekuensi transaksi harian turun 9,88 persen menjadi 2,08 juta kali. Volume perdagangan merosot 21,09 persen menjadi 37,24 miliar lembar saham, sedangkan nilai transaksi harian turun lebih dalam 28,43 persen ke level Rp18,05 triliun.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya