Berita

Anggota Komisi IV DPR RI Prof Rokhmin Dahuri. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Politik

Rokhmin Dahuri:

Rakyat Marah Jika Pemerintah Impor Beras

RABU, 03 SEPTEMBER 2025 | 15:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diperingatkan tidak melakukan impor beras karena bisa memicu amarah rakyat.

Demikian dikatakan Anggota Komisi IV DPR RI Prof Rokhmin Dahuri di Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta Rabu, 3 September 2025.

Legislator PDIP ini mengatakan, dalam setiap presentasinya di Komisi IV DPR, pemerintah kerap menyebut stok beras aman dan tidak ada celah untuk melakukan impor beras. 


Kata Rokhmin, jika ke depan terjadi impor beras akibat stok di pasaran menurun dan mahal, maka tidak menutup kemungkinan akan memantik murka petani dan rakyat.

“Desember tahun lalu, Presiden sudah pidato berapi-api, didampingi Pak Zulkilfi Hasan, Pak Amran, dan Menteri Pedagangan, waktu konferensi pers, bahwa empat komoditas pangan untuk tahun ini nggak akan impor, yaitu beras, kemudian gula, jagung, dan garam,” kata Rokhmin. 

Ia menambahkan, pemerintah selalu mengklaim stok beras melimpah bahkan tertinggi sepanjang sejarah republik ini. Namun di sisi lain, ia melihat harga beras terus meningkat dan ketersediaan di pasaran seolah menurun.

“Nah kalau faktanya itu harga beras itu malah terus meningkat, itu kan berarti ada anomaly," kata Rokhmin.

“Justru yang kita khawatirkan itu penyebab kedua. Kalau ada benar-benar mafia. Ini kan penyakit bangsa ini seolah-olah berulang, setiap tahun candu impor dan itu menggiurkan,” tutupnya.




Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya