Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Antara)

Bisnis

Dana Desa 2026 Naik 100 Persen lewat Kopdes Merah Putih

RABU, 03 SEPTEMBER 2025 | 13:19 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Anggaran program Dana Desa akan naik 100 persen pada tahun depan berkat kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan alokasi khusus Dana Desa yang tercantum dalam APBN 2026 sebenarnya hanya sebesar Rp60 triliun. 

Jumlah itu lebih kecil dibandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp70 triliun. Namun, pemerintah telah menyiapkan tambahan pendanaan yang disalurkan melalui Kopdes Merah Putih.


"Kalau ditambahkan untuk Koperasi Desa Merah Putih, naiknya lebih dari 100 persen karena Rp83 triliun kita masukkan (untuk pendanaan Kopdes Merah Putih)," ungkap Sri Mulyani dalam Rapat Kerja Virtual bersama Komite IV DPD RI, dikutip Rabu, 9 September 2025.

Ia menegaskan program ini bukan proyek pemerintah pusat, melainkan benar-benar dirancang sebagai penggerak ekonomi desa. 

"Koperasi Desa Merah Putih itu jangan dianggap proyek pusat. Itu adalah kegiatan ekonomi di desa karena itu adalah benar-benar Rp83 triliun memang untuk kegiatan koperasi di daerah tersebut," sambungnya.

Adapun skema penyaluran dana dilakukan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Pemerintah, jelas Sri Mulyani, menyuntikkan dana Rp83 triliun ke bank-bank BUMN agar mereka bisa menyalurkannya dalam bentuk kredit ke Kopdes Merah Putih.

Awalnya, dana akan ditempatkan di Bank Indonesia (BI). Namun pemerintah memilih mengalirkannya langsung ke Himbara agar bank-bank pelat merah tidak lagi beralasan kekurangan likuiditas.

“Bahkan, kami taruh di Himbara itu dengan suku bunga yang sangat kecil sehingga tidak ada alasan dari bank untuk men-charge mahal. Jadi, kami tetap minta supaya 6 persen," tegas Sri Mulyani.

Terkait mekanisme bunga kredit, ia membuka ruang evaluasi lebih lanjut bersama Menteri BUMN dan jajaran direksi Himbara. 

"Ada masukan yang bagus (terkait suku bunga kredit) antara flat dengan penurunan, kami nanti akan review bersama dengan Danantara, menteri BUMN, dan dirut-dirut Himbara mengenai skemanya," ujarnya.

Program Kopdes Merah Putih sendiri dibentuk langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Hingga kini, lebih dari 80 ribu koperasi desa telah berdiri, yang diharapkan mampu menjadi motor ekonomi lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya