Berita

(Foto: dokumentasi KPI)

Bisnis

Desa Energi Berdikari Cara Kilang Pertamina Hadirkan Energi Berkelanjutan

SELASA, 02 SEPTEMBER 2025 | 06:25 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pertamina melalui Kilang Pertamina Internasional (KPI) menghadirkan energi berkelanjutan di Propinsi Sumatera Selatan melalui program Desa Energi Berdikari (DEB). Desa Singapur Kabupaten Lahat dan Dusun Rantau Dedap Kabupaten Muara Enim menjadi lokasi pelaksanaan program DEB.

Secara simbolis program diluncurkan bersama Vice President CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero), Rudi Arrifianto, Manager CSR & SMEPP Management KPI Edward Manaor Siahaan serta jajaran manajemen KPI. (Kamis, 28/08).

"DEB Sumsel merupakan salah satu program unggulan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) KPI yang selaras dengan kebijakan Pertamina dalam pemerataan akses energi dan pemberdayaan masyarakat," kata Pjs. Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani, dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, 1 September 2025. 


Di lokasi ini kata Milla, Pertamina menyiapkan lahan dan fasilitas serta menghadirkan solusi energi terbarukan berupa 5 unit Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dan 3 unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Program tersebut kini memberi manfaat langsung kepada lebih dari 167 rumah tangga atau sekitar 500 jiwa.

Selain menghadirkan energi bersih, KPI juga fokus mendukung pengembangan ekonomi lokal. Milla menjelaskan di Desa Singapure, kelompok pengelola kopi kini mampu meningkatkan nilai jual produknya dari Rp150 ribu menjadi Rp200 ribu per kg, dengan kenaikan rata-rata penghasilan lebih dari Rp1 juta per bulan.

Sementara di Dusun Rantau Dedap, masyarakat berhasil mengembangkan ekowisata Danau Deduhuk, jumlah pengunjung meningkat dua kali lipat, serta muncul produk turunan seperti donat kentang dan jus stroberi yang menambah pendapatan.

Milla menjelaskan DEB Sumsel adalah bukti nyata kontribusi KPI dalam mendukung agenda keberlanjutan.

“KPI berkomitmen menghadirkan energi bersih yang terjangkau, sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui DEB Sumsel, kami ingin memastikan bahwa keberadaan energi turut mendorong kemandirian desa dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Milla.

Dalam pelaksanaannya, Pertamina melalui Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) juga memberikan dukungan teknis pembangunan infrastruktur energi terbarukan dan pelatihan masyarakat. KPI berperan sebagai pengelola wilayah dan fasilitator program di tingkat lokal. Kegiatan peresmian turut diisi dengan aktivasi pelatihan energi, panen kentang, penanaman stroberi, serta monitoring dan evaluasi pemanfaatan fasilitas DEB.

Program ini juga menjadi implementasi nyata prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) dalam operasional Pertamina Group. Melalui DEB Sumsel, KPI mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan), dan SDG 17 (Kemitraan).

"Dengan terwujudnya DEB Sumsel 2025, KPI menegaskan perannya sebagai subholding yang tidak hanya menjalankan bisnis kilang dan petrokimia, tetapi juga mengemban tanggung jawab sosial untuk energi berkelanjutan, pemberdayaan ekonomi lokal, dan dukungan pada agenda pembangunan nasional," tutup Milla.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya