Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Nilai Transaksi Harian BEI Sepekan Terakhir Capai Rp25,22 Triliun

SENIN, 01 SEPTEMBER 2025 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepekan terakhir atau periode 25-29 Agustus 2025, mencapai Rp25,22 triliun untuk rata-rata nilai transaksi harian (RNTH). 

Angka ini melonjak 40,74 persen dibandingkan sepekan sebelumnya Rp17,92 triliun. 

Berdasarkan data perdagangan yang dikutip Senin 1 September 2025, rata-rata volume transaksi harian selama sepekan mencapai 47,19 miliar saham atau meningkat 19,56 persen dibandingkan sepekan sebelumnya sebanyak 39,47 miliar saham per hari.


Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian selama sepekan terakhir mengalami kenaikan 5,51 persen menjadi 2,49 juta kali dari sebanyak 2,36 juta kali transaksi per hari pada pekan sebelumnya.

Pada perdagangan akhir pekan, Jumat 29 Agustus 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di level 7.830 atau melemah 0,36 persen dibandingkan akhir pekan sebelumnya di 7.858. 

IHSG sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa (ATH) di posisi 8.022 pada perdagangan sehari sebelumnya, atau Kamis, 28 Agustus 2025.

Dengan posisi IHSG yang berakhir di level 7.830, maka saat ini nilai kapitalisasi pasar (market cap) BEI mencapai Rp14.377 triliun atau masih lebih tinggi 0,03 persen dibandingkan ketika penutupan perdagangan akhir pekan sebelumnya sebesar Rp14.372 triliun.

Sepanjang perdagangan Jumat pekan ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih (all market) sebesar Rp1,12 triliun. Dengan demikian, pada tahun berjalan 2025 sudah terjadi net foreign sell di pasar saham domestik mencapai Rp50,95 triliun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya