Berita

Anggota DPR RI Berjoget saat sidang tahunan. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga)

Politik

Kepongahan Anggota DPR Bikin Rakyat Marah

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 15:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Rocky Gerung menilai sikap sebagian anggota DPR yang menunjukkan kegembiraan karena kenaikan gaji dan mendapat berbagai tunjangan di tengah kesulitan rakyat justru memicu kemarahan publik.

“Heboh pasti kalau anggota DPR pamer kegembiraan. Kalau rakyat merasa kalian itu jangan pamerkan kegembiraan di tengah penderitaan kami,” ujar Rocky lewat kanal YouTube miliknya, seperti dikutip redaksi, Rabu, 27 Agustus 2025.

Menurut akademisi yang akrab disapa RG itu, kegembiraan yang dipertontonkan anggota dewan yang bermarkas di Senayan hanya menambah kontroversi. 


“Apapun keterangan anggota DPR tetap rakyat menganggap masih ada kesulitan ekonomi. Jadi berhematlah kalian tuh dan tunjukkan betul empati,” tegasnya.

Rocky menambahkan, sikap anggota DPR yang dianggap pongah bisa menimbulkan ledakan kemarahan rakyat di kemudian hari. Ia menegaskan, suara rakyat yang semakin keras adalah konsekuensi dari kemelaratan yang nyata. 

“Apa yang disuarakan rakyat dalam bentuk kritik pada anggota dewan itu betul-betul konsisten dengan keadaan kita yang betul-betul sedang melarat,” kata Rocky.

Eks dosen ilmu filsafat Universitas Indonesia itu juga menyinggung pernyataan keponakan anggota DPR yang menyalahkan rakyat. 

“Ada peristiwa yang memicu itu yaitu kepongahan anggota DPR yang bahkan menyalah-nyalahkan rakyat dianggap rakyat tidak bisa berpikir. Memang rakyat nggak mungkin berpikir. Karena kalau dia bisa berpikir dia nggak akan minta kalian mewakili mereka di DPR,” pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya