Berita

Sukuk Ritel seri SR023 bank bjb. (Foto: Dok bank bjb)

Bisnis

Sukuk Ritel SR023 bank bjb: Investasi Tenang, Imbalan Pasti

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 09:33 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Investasi bukan lagi sekadar tren, melainkan sudah menjadi kebutuhan dalam mengelola keuangan pribadi maupun keluarga. Dengan berinvestasi, setiap orang dapat melindungi nilai aset dari tergerus inflasi sekaligus memastikan masa depan yang lebih nyaman.

Sadar dengan perubahan tren ini, bank bjb menghadirkan pilihan investasi terbaru berupa Sukuk Ritel seri SR023. Produk ini menjadi solusi tepat bagi masyarakat yang ingin mengamankan aset sekaligus mendukung pembangunan nasional.

SR023 hadir dalam dua pilihan tenor, yakni tiga tahun (SR023T3) dengan imbal hasil 5,80 persen dan lima tahun (SR023T5) dengan imbal hasil 5,95 persen.


Keduanya memberikan tingkat pengembalian tetap (fixed rate) dan dibayarkan setiap bulan. Masa penawaran SR023 berlangsung mulai 22 Agustus 2025 hingga 15 September 2025.

"Dalam periode ini, masyarakat dapat segera melakukan pemesanan melalui bank bjb dengan mudah dan cepat," kata Corporate Secretary bank bjb, Ayi Subarna, Rabu, 27 Agustus 2025.
 
Salah satu keunggulan Sukuk Ritel adalah sifatnya ramah bagi investor pemula. Dengan modal minimal Rp1 juta, setiap individu dapat mulai berinvestasi tanpa harus menunggu memiliki dana besar.

Tidak hanya itu, SR023 dikelola dengan prinsip syariah yang terbebas dari unsur riba, gharar, maupun maysir. Hal ini menjadikan produk investasi ini tidak hanya menguntungkan, tetapi juga memberikan ketenangan batin.
 
Dana yang terkumpul dari penerbitan Sukuk Ritel akan digunakan untuk membiayai APBN, khususnya pembangunan infrastruktur nasional. Dengan demikian, setiap rupiah yang ditanamkan investor tidak hanya mendatangkan imbalan, tetapi juga bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
 
Instrumen ini menggunakan akad ijarah (Asset to be Leased). Artinya, dana investor dipakai untuk pengadaan aset atau proyek yang kemudian disewakan kepada pemerintah.
 
Ada banyak keuntungan yang bisa diperoleh melalui SR023. Selain imbal hasil kompetitif dan lebih tinggi dibanding rata-rata bunga deposito, instrumen ini juga menjanjikan pembayaran imbalan rutin setiap bulan.

"Sukuk Ritel juga dapat diperdagangkan di pasar sekunder antar investor domestik. Hal ini memberi peluang fleksibilitas, meski strategi terbaik tetaplah menahan hingga jatuh tempo," sambung Ayi.
  
bank bjb juga memberikan kemudahan akses pemesanan SR023. Melalui laman resmi infobjb.id/sbn, masyarakat bisa langsung mendaftar dan melakukan pembelian dengan praktis tanpa harus datang ke kantor cabang jika sudah memiliki rekening efek bank bjb.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya