Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Kemarin Melemah, Hari Ini Rupiah Lesu Lagi

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 12:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Nilai tukar (kurs) Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) merosot pada pembukaan perdagangan Rabu 27 Agustus 2025. 

Berdasarkan data Bloomberg, di pasar spot exchange, Rupiah hari ini turun sebesar 55,5 poin (0,34 persen) ke level Rp 16.354 per Dolar AS. Sementara itu, indeks Dolar terlihat menguat 0,08 persen di level 98,3.

Sebelumnya, Rupiah sempat melemah sebesar 39,5 poin atau 0,24 persen ke level Rp 16.298,5 pada perdagangan kemarin.


Pelemahan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Presiden AS Donald Trump dan The Fed.

Trading View mengulas, mata uang Asia lainnya bergerak konsolidasi terhadap Dolar AS. 

Trump baru saja mengumumkan memberhentikan Lisa Cook dari jajaran Dewan Gubernur The Fed pada Senin 25 Agustus 2025. Namun, Cook menyatakan akan melawan langkah tersebut.

Keputusan ini dinilai memicu kekhawatiran atas independensi The Fed dan kemampuan Bank Sentral AS dalam menetapkan kebijakan moneter tanpa intervensi politik.

Di pasar valuta asing, Dolar AS bergerak terbatas.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya