Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelegence)

Bisnis

Serangan Ukraina ke Rusia Dorong Harga Minyak Naik

SENIN, 25 AGUSTUS 2025 | 10:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia sedikit naik pada Senin, 25 Agustus 2025, dipiv meningkatnya kekhawatiran investor setelah Ukraina memperluas serangannya ke wilayah Rusia.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik 6 sen atau 0,09 persen menjadi 67,79 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 9 sen atau 0,14 persen menjadi 63,75 Dolar AS per barel.

Kenaikan harga ini dipicu oleh serangan pesawat tak berawak Ukraina ke Rusia pada Minggu. Serangan tersebut menyebabkan penurunan tajam kapasitas reaktor di salah satu pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar Rusia dan memicu kebakaran besar di terminal ekspor bahan bakar Ust-Luga.


Selain itu, kebakaran di kilang minyak Novoshakhtinsk di Rusia, yang juga disebabkan serangan drone Ukraina, telah memasuki hari keempat pada Minggu. Kilang ini memproduksi sekitar 100.000 barel per hari, dengan sebagian besar bahan bakarnya diekspor ke luar negeri.

Menurut analis pasar IG, Tony Sycamore, keberhasilan Ukraina menyasar infrastruktur minyak Rusia membuat risiko kenaikan harga minyak semakin besar.

"Mengingat keberhasilan Ukraina dalam menyasar infrastruktur minyak Rusia, risiko terhadap minyak mentah bergeser ke sisi atas," ujar Sycamore.

Di sisi lain, selera risiko investor sedikit terdorong oleh sinyal positif dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell, yang pada Jumat lalu mengisyaratkan kemungkinan penurunan suku bunga pada pertemuan bank sentral AS bulan depan.

"Suasana risk-on di pasar global meningkatkan minat investor pada komoditas, apalagi didukung masalah pasokan baru di sektor energi dan logam," menurut analis di ANZ.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya