Berita

Logo Partai Golkar (Foto: Golkar)

Politik

Sulit untuk Keluarga Cendana Kuasai Golkar Lagi

SENIN, 25 AGUSTUS 2025 | 09:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rumor mengenai Putri Presiden ke-2 RI Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana Soeharto (Tutut), yang digadang sebagai kandidat kuat menggantikan Bahlil Lahadalia sebagai ketua umum Partai Golkar, terus bergulir. 

Bahkan, keluarga Cendana pun dirumorkan bakal reborn atau kembali menguasai Partai Golkar.   

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai sulit jika keluarga Cendana menguasai partai berlambang beringin. 


“Sulit bagi Cendana kembali menguasai Golkar, sejauh ini Golkar tumbuh mandiri dan terbuka,” kata Dedi kepada RMOL, Senin 25 Agustus 2025. 

Namun demikian, Dedi merasa bersyukur saat Soeharto menguasai Partai Golkar lebih dari tiga dekade. Sebab, Soeharto tidak membuat Golkar terkungkung oleh Cendana.

“Terbukti, Tommy Soeharto yang memiliki sumberdaya, kapasitas organisasi cukup baik sekalipun tidak bisa kuasai Golkar, apalagi Tutut,” kata Pengamat Politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini. 

Menurut Dedi, jika ditelaah secara politik di Keluarga Cendana justru yang saat ini potensial hanya Titiek Soeharto. Namun, Titiek justru kader Partai Gerindra, bukanlah Golkar.

Atas dasar itu, Dedi menyebut bahwa sangat sulit jika Partai Golkar kembali dikuasai keluarga Cendana. 

“Sulit,” pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya