Berita

Anggota DPRD DKI Jakarta, Hengky Wijaya menggelar pasar murah. (Foto: Humas PKB)

Politik

Legislator PKB Upayakan Rutin Gelar Pasar Murah untuk Bantu Warga

SABTU, 23 AGUSTUS 2025 | 20:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Suasana Pasar Jaya Pademangan Barat, Jakarta Utara, Sabtu, 23 Agustus 2025, tampak berbeda dari biasanya. Warga berbondong-bondong mendatangi pasar untuk mendapatkan beras dan minyak goreng dengan harga jauh lebih murah dari harga pasaran.

Kegiatan ini digagas Anggota DPRD DKI Jakarta, Hengky Wijaya, melalui program pasar murah sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok. Total, Hengky menyalurkan 2,5 ton beras kualitas baik dan 2.400 liter minyak goreng.

“Kami sangat senang melihat masyarakat sangat antusias lantaran harga yang kami berikan jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran saat ini,” ujar Hengky di lokasi.


Melihat tingginya antusiasme, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berencana menggelar pasar murah lebih rutin. 

“Kalau melihat antusiasme masyarakat yang setinggi ini, mungkin kita akan menggelar kegiatan ini lebih sering. Karena kita melihat sangat meringankan beban masyarakat. Insya Allah kita akan melakukan operasi pasar seminggu sekali, tapi di beda-beda pasar,” tambahnya.

Namun, Hengky mengingatkan pasar murah bukanlah solusi permanen. Ia menilai perlu ada langkah jangka panjang agar harga kebutuhan pokok tetap stabil.

“Kegiatan pasar murah memang solusi jangka pendek yang sangat efektif, tetapi untuk jangka panjang kita perlu sinergi antara pemerintah daerah, distributor, dan petani agar rantai pasok lebih efisien dan harga bisa terkendali,” jelasnya.

Legislator yang bermarkas di Kebon Sirih itu juga menekankan pentingnya pengawasan harga di pengecer serta pemberdayaan pasar tradisional dan petani lokal.

 “Harapan kami, selain operasi pasar murah, ada juga program jangka panjang seperti pemberdayaan petani lokal dan modernisasi distribusi agar kebutuhan pokok bisa tersedia dalam jumlah cukup dan harga stabil. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya terbantu sesaat, tapi juga bisa menikmati harga yang terjangkau secara berkelanjutan,” tutup Hengky.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya