Berita

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Kemlu Tangani Kasus WNI Meninggal di Kamboja akibat Overdosis

KAMIS, 21 AGUSTUS 2025 | 11:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan terus menangani kasus meninggalnya seorang WNI berinisial NA di Rumah Sakit Siem Reap, Kamboja, pada 12 Agustus 2025 lalu.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha, dalam keterangan tertulis, Kamis, 21 Agustus 2025, menjelaskan bahwa kasus ini bermula dari pengaduan keluarga NA pada Mei 2025. 

Setelah menerima laporan, Kemlu melakukan komunikasi langsung dengan NA melalui video call pada 31 Mei 2025.


Dalam komunikasi tersebut, NA menyampaikan bahwa ia meninggalkan Indonesia atas keinginannya sendiri karena permasalahan keluarga yang sedang dihadapi.  

"Ia juga menegaskan bahwa selama di Kamboja dirinya tidak bekerja, dalam kondisi baik, bebas bergerak, serta tidak mengalami ancaman maupun kekerasan yang mengarah pada dugaan tindak kriminal atau perdagangan orang,” tambah Judha.

Kemlu bahkan sempat menawarkan mediasi antara NA dan pihak keluarga di Indonesia, namun ditolak. 

NA meminta agar pemerintah menghormati pilihannya karena ia sudah dewasa, dapat mengambil keputusan sendiri, dan bepergian secara legal.

Namun pada 8 Agustus 2025, Kemlu mendapat kabar bahwa NA tengah dirawat di RS Rujukan Siem Reap karena overdosis obat.

Kondisinya memburuk hingga koma pada 11 Agustus, sebelum akhirnya meninggal dunia pada 12 Agustus pukul 10.20 waktu setempat.

“Berdasarkan keterangan resmi rumah sakit dan Kepolisian Kamboja, almarhumah meninggal akibat overdosis obat yang menyebabkan komplikasi dan hepatitis akut,” jelas Judha.

Sebagai tindak lanjut, Kemlu bersama KBRI Phnom Penh telah menyampaikan nota diplomatik kepada otoritas Kamboja untuk meminta investigasi terkait peristiwa tersebut. 

Selain itu, pejabat Kemlu juga telah berkunjung ke rumah orang tua NA di Deli Serdang untuk menyampaikan dukacita sekaligus menjelaskan langkah penanganan yang dilakukan.

“Jenazah NA saat ini telah dibawa ke funeral house di Phnom Penh untuk proses lebih lanjut," terang Judha.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya