Berita

Presiden Prabowo Subianto saat pidato di Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (Foto: YouTube Sekretariat Kabinet)

Politik

Prabowo: Setiap Rupiah Uang Rakyat Harus Kita Jaga

MINGGU, 17 AGUSTUS 2025 | 18:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mengelola keuangan negara dengan penuh tanggung jawab. 
Prabowo menegaskan setiap rupiah uang rakyat yang berasal dari pajak dan pendapatan negara harus dijaga dan dikembalikan dalam bentuk program yang nyata.
Prabowo menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas adalah prinsip utama dalam penggunaan anggaran negara. 

Menurutnya, hal ini merupakan upaya untuk memastikan bahwa dana yang terkumpul tidak disalahgunakan, melainkan benar-benar dialokasikan untuk kepentingan seluruh masyarakat.


Prabowo menjabarkan beberapa program prioritas yang akan dibiayai oleh APBN 2026.

"Alokasi dana akan difokuskan untuk sektor-sektor kunci seperti pendidikan, yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia," kata Prabowo dikutip Minggu 17 Agustus 2025.

Selain itu, fokus juga diberikan pada sektor ketahanan pangan dan kesehatan. Prabowo menekankan pentingnya menjaga ketersediaan pangan dan memastikan masyarakat memiliki akses yang merata terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.

Namun, di sisi lain, bahaya terhadap keuangan rakyat tidak hanya datang dari pengelolaan anggaran negara.

Laporan dari media luar negeri, seperti Security MEA, telah memperingatkan tentang ancaman baru yang mengintai, yaitu rekening bank yang tidak aktif atau dormant.

Rekening-rekening dormant ini disebutkan sangat rentan menjadi target para peretas dan penjahat siber. 

Menurut laporan, pelaku kejahatan sering memanfaatkan celah keamanan pada rekening yang sudah lama tidak diakses, karena biasanya menggunakan kata sandi yang sudah usang atau lemah.

"Oleh karena itu, perlindungan keuangan rakyat harus menjadi tugas bersama, baik dari pemerintah maupun individu. Pemerintah dengan pengelolaan anggaran yang baik, dan masyarakat dengan kewaspadaan serta tindakan proaktif untuk mengamankan data dan rekening bank mereka, terutama yang sudah tidak terpakai," kata Prabowo.





Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya