Berita

Momen Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak menyalami para menteri di acara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar, Jawa Barat, Minggu, 11 Agustus 2025/RMOL

Politik

Insiden Gibran Tak Salami Menteri Bukti Relasi di Kabinet Tidak Kuat

SENIN, 11 AGUSTUS 2025 | 17:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak menyalami para menteri di acara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar, Jawa Barat menandakan relasi putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu dengan para menteri tidak kuat.

Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah ihwal gestur Gibran yang tidak menyalami para menteri dan lebih memilih bersalaman dengan kepala staf.

“Insiden Gibran melewati Zulkifli Hasan, Bahlil, Muhaimin hingga AHY tanpa ramah tamah menandai relasinya di kabinet tidak kuat, utamanya dengan tokoh-tokoh yang berseberangan dengan Jokowi dan dirinya,” kata Dedi kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Senin, 11 Agustus 2025.


Ia menerangkan dari cara Gibran di acara tersebut, tidak mencerminkan seorang pemimpin lantaran dianggap tidak membaur dengan para menteri lainnya.

“Gibran secara mental memang tidak siap memimpin, gesture politiknya terkesan tidak membaur dengan seluruh anggota kabinet,” ucapnya.

Hal ini, lanjut dia, akan beresiko dalam membangun pemerintahan ke depan. Sebab, Gibran seolah tidak memiliki sikap yang ramah terhadap para menteri-menterinya.

“Ini beresiko mengganggu harmoni antar elit di pemerintah, Prabowo sendiri sebagai Presiden menunjukkan sikap sebaliknya, Gibran seharusnya belajar banyak dari Prabowo,” demikian Dedi Kurnia Syah.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya