Berita

Lemhannas menggelar Seminar Nasional/RMOL

Politik

Lemhannas Bahas Danantara dan Kemandirian Ekonomi

SENIN, 11 AGUSTUS 2025 | 12:25 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) menggelar Seminar Nasional Program Pendidikan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan 25 bertema “Arah Danantara ke Depan untuk Kemandirian Ekonomi: Sovereign Wealth Fund atau Agent of Development” di Ruang Dwiwarna, Senin, 11 Agustus 2025.

Hadir sebagai narasumber antara lain Chief Ekonomic Danantara Reza Yamora Siregar, CEO Institute Sovereign Investors Kristian Flyvholm, Sekretaris Satgas Hilirisasi Ahmad Erani Yustika, Senior Consultant Jerry Marmen, dan Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie.

Gubernur Lemhannas Ace Hasan menyebut Danantara sebagai instrumen strategis yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto untuk menopang transformasi ekonomi nasional.


“Pembentukan Danantara memiliki makna penting karena menjadi fondasi kemandirian ekonomi nasional. Danantara diberi mandat mengelola aset BUMN senilai Rp14.000 triliun dan diharapkan menjadi instrumen pembiayaan utama proyek strategis nasional,” kata Ace.

Sesuai visi utama Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pertumbuhan ekonomi 8 persen. Danantara menjadi kekuatan untuk mengurangi ketergantungan pendanaan eksternal, memacu pembangunan domestik berkelanjutan, dan menciptakan lapangan kerja.

“Hanya dengan kekuatan yang kita miliki, kita mampu menjadi bangsa yang berdaulat,” ujar Ace.

Ace juga mengingatkan pentingnya tata kelola profesional dan good corporate governance agar Danantara mampu mengoptimalkan aset negara, menarik investasi jangka panjang, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

“Kita harapkan dari proses seminar ini akan lahir rumusan kebijakan strategis nasional untuk menjadikan Indonesia negara maju pada 2045,” pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya