Berita

Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno/Ist

Politik

Sistem Pembayaran Royalti Harus Masuk Akal dan Pro UMKM

MINGGU, 10 AGUSTUS 2025 | 09:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, angkat bicara terkait polemik pembayaran royalti musik yang belakangan ramai dibahas publik.

Ia menegaskan perlunya keseimbangan antara perlindungan hak cipta musisi dan keberlangsungan usaha kecil.

“Kita perlu cari titik tengah, hormati hak musisi, karyanya harus dilindungi tapi juga menjaga ruang tumbuh kreatif, setuju?” kata Sandiaga, lewat akun X resminya, Minggu, 10 Agustus 2025.


Ia mengingatkan, kafe-kafe kecil yang dikelola pelaku UMKM sering kali memiliki keterbatasan modal. Beban pembayaran royalti yang terlalu tinggi bisa berdampak serius pada keberlangsungan usaha mereka. 

“Berapa besar beban yang harus ditanggung kafe-kafe kecil UMKM soal isu yang sedang ramai dibahas ini. Jika kafe tutup, akan lebih banyak pekerja yang kehilangan lapangan kerja,” ujarnya.

Menurut eks Wakil Gubernur Jakarta pendamping Anies Baswedan itu, hak cipta memang harus dilindungi, namun sistem pembayaran royalti harus masuk akal dan berpihak pada UMKM. 

“Hak cipta memang harus dilindungi, tapi sistem pembayaran royalti harus masuk akal dan pro UMKM, agar ruang kreatif tetap hidup dan pertumbuhan ekonomi terus meningkat,” tegasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya