Berita

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi (kiri) di acara Festival Bedhayan 2025 yang digelar di Gedung Kesenian Jakarta pada Sabtu, 9 Agustus 2025/RMOL

Nusantara

Menteri PPPA:

Festival Bedhayan jadi Sarana Anak Cinta Kebudayaan Indonesia

SABTU, 09 AGUSTUS 2025 | 23:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Festival Bedhayan 2025 dinilai sebagai salah satu upaya penting dalam melestarikan budaya Indonesia. 

Sebab, negara yang kuat adalah negara yang mampu menjaga dan melestarikan budaya aslinya sehingga memiliki fondasi budaya yang kokoh.

Demikian disampaikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi di sela acara Festival Bedhayan 2025 yang digelar di Gedung Kesenian Jakarta pada Sabtu, 9 Agustus 2025.


“Nah ini penting buat anak-anak kita sebetulnya untuk para orang tua bagaimana mengenalkan kembali kebudayaan-kebudayaan Indonesia,” ujar Arifatul.

Ia menekankan, festival seperti ini dapat menjadi sarana efektif untuk mengembalikan kecintaan generasi muda pada budaya bangsa. Pasalnya, di era digital seperti sekarang ini, tak jarang anak-anak Indonesia mulai lupa dengan permainan-permainan tradisional misalnya. 

“Anak-anak kita sudah banyak yang lupa dengan kebudayaan yang kita punya. Salah satunya seperti permainan tradisional. Banyak yang sudah tidak tahu permainan tradisional kita apa, tarian-tarian kita apa,” jelasnya.

Atas dasar itu, Arifatul menyambut baik acara Festival Bedhayan 2025 ini. 

“Ini sebuah sarana untuk mengembalikan lagi anak-anak kita untuk cinta kepada kebudayaannya,” pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya