Berita

Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Hidayat Nur Wahid/RMOL

Politik

PKS Komentari PDIP Mau jadi Partai Penyeimbang

JUMAT, 08 AGUSTUS 2025 | 15:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

PKS menghormati sikap politik PDIP menjadi menyeimbang dan tidak masuk ke pemerintahan Prabowo Subianto. Apa pun posisinya, terpenting adalah menyukseskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Di mana pun partai, apakah di dalam maupun di luar (pemerintah), orientasinya tetap merealisasikan cita-cita reformasi dalam kerangka menyambut Indonesia Emas 2045,” kata Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Hidayat Nur Wahid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 8 Agustus 2025.

HNW, sapaan Hidayat Nur Wahid sepakat dengan pernyataan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bahwa tidak ada istilah oposisi dan koalisi dalam perpolitikan Indonesia.


Wakil Ketua MPR ini mengatakan, konstitusi Indonesia memang tidak mengenal istilah oposisi maupun koalisi.

"Kalau kita merujuk tentang DPR dalam konstitusi itu tugasnya adalah melakukan pengawasan,” kata jelasnya.

Atas dasar itu, sejatinya semua partai politik mendukung pemerintahan yang sah sekaligus memberikan pengawasan maksimal untuk menjamin jalannya roda pemerintahan.

“Jadi apakah dari Gerindra maupun partai apa pun, di dalam kabinet, posisi di DPR itu memang harus melakukan pengawasan. Pengawasan itu orientasinya untuk menghadirkan perbaikan, memberikan masukan, mungkin juga koreksi,” katanya.

Meskipun PKS bagian dari koalisi pemerintah Presiden Prabowo, sikap kritis untuk memberikan masukan konstruktif pun tetap dilakukan. 

"Kami tetap memberikan masukan dan beliau (Prabowo) juga menerima masukan tersebut. Saya kira itu hal wajar dalam sistem demokrasi Indonesia,” pungkasnya.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya