Berita

Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini/Ist

Pertahanan

Pasukan Elite TNI Dipimpin Bintang Tiga Jawab Kompleksitas Ancaman

JUMAT, 08 AGUSTUS 2025 | 14:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tiga pasukan elite Tentara Nasional Indonesia (TNI), yakni Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD, Korps Marinir TNI AL, dan Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU akan mengalami perubahan besar dalam struktur kepemimpinan.

Satuan-satuan tempur elite dari tiga matra TNI ini akan dipimpin oleh perwira tinggi berpangkat jenderal bintang tiga (letnan jenderal, letnan jenderal (marinir), dan marsekal madya).

Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, mendukung rencana restrukturisasi tersebut. Ia berharap hal itu dapat menjawab kebutuhan akan kompleksitas operasi militer ke depan.


“Ini merupakan langkah strategis yang mencerminkan perkembangan dinamika ancaman dan kompleksitas operasi militer ke depan,” kata Amelia lewat keterangan resminya, Jumat, 8 Agustus 2025.

Legislator Partai Nasdem itu mengatakan, selama ini ketiga satuan elit tersebut dipimpin oleh perwira tinggi bintang dua dan mampu menjalankan tugas-tugas khusus dengan baik.

Namun, dengan semakin meningkatnya spektrum tantangan, baik dari aspek ancaman konvensional maupun nonkonvensional dibutuhkan peningkatan status kepemimpinan.

“Ini tidak hanya memperkuat postur dan efektivitas tempur, tetapi juga meningkatkan profesionalisme, sinergi antarmatra, serta mempertegas peran pasukan elite sebagai unsur pemukul strategis TNI yang adaptif terhadap perkembangan ancaman,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Amelia mengatakan Komisi I DPR akan terus mengawasi pelaksanaan restrukturisasi pada tiga pasukan elite TNI tersebut. Sehingga, dapat menjawab kebutuhan pertahanan negara.

“Tentu Komisi I DPR akan terus mengawasi pelaksanaannya, agar reformasi kelembagaan tidak sekadar simbolik, melainkan benar-benar menjawab kebutuhan pertahanan negara dalam menghadapi kompleksitas tantangan global dan regional ke depan,” tandasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya