Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Saham SoftBank Terbang ke Rekor Tertinggi karena Prospek AI

JUMAT, 08 AGUSTUS 2025 | 13:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham SoftBank Group melonjak 13 persen ke rekor tertinggi setelah laba kuartal pertama melampaui ekspektasi. 

Lonjakan ini terjadi karena optimisme investor terhadap prospek kecerdasan buatan (AI) yang didukung oleh laporan pendapatan kuartal pertama. 

Saham SoftBank juga naik karena adanya berita tentang buyback saham senilai 5,5 miliar Dolar AS, menurut The Business Times. 


Lonjakan pada Jumat  Agustus 2025 ini menandai sesi keuntungan keempat berturut-turut perusahaan investasi Jepang  tersebut yang terjadi setelah ditutup pada rekor tertinggi pada sesi sebelumnya. 

Harga saham SoftBank mencapai 14.205 Yen pada penutupan perdagangan Jumat pagi.

SoftBank telah mengumumkan serangkaian investasi besar-besaran tahun ini, termasuk komitmen investasi sebesar 30 miliar Dolar AS kepada OpenAI, produsen ChatGPT, serta memimpin pembiayaan untuk Stargate, proyek pusat data senilai 500 miliar Dolar AS di Amerika.

Perusahaan ini melampaui ekspektasi analis dengan melaporkan laba bersih sebesar 421,8 miliar Yen atau setara 2,87 miliar Dolar AS untuk kuartal April-Juni, dibandingkan dengan kerugian pada periode yang sama tahun lalu. 

Antusiasme pasar terhadap perusahaan-perusahaan terkait AI juga mendorong valuasi portofolio perusahaan teknologi yang terdaftar dan tidak terdaftar, sehingga rasio pinjaman terhadap nilai SoftBank membaik menjadi 17 persen pada akhir Juni dibandingkan dengan 18 persen pada akhir Maret.

SoftBank merupakan penyumbang kenaikan terbesar bagi indeks Topix Jepang, yang naik sekitar 1,5 persen dan diperdagangkan di atas level 3.000 poin untuk pertama kalinya dalam sejarahnya. 

Lonjakan ini akan sedikit melegakan investor SoftBank karena sahamnya telah diperdagangkan dengan diskon lebih dari 50 persen terhadap nilai asetnya selama lima kuartal terakhir.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya