Berita

Ilustrasi pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada 2024/RMOL

Politik

Pengerahan Personel Pengamanan PSU Pilgub Papua Berlebihan

KAMIS, 07 AGUSTUS 2025 | 21:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Lokataru Foundation menilai pengerahan personel pengamanan pada pemungutan suara ulang (PSU) Pilgub Papua berlebihan.

Koordinator Pemantau Pilkada Papua Lokataru Foundation, Hasnu Ibrahim menyampaikan hasil pemanatauannya tersebut, dalam keterangan tertulis kepada RMOL, pada Kamis 7 Agustus 2025.

"Pemantaun Lokataru tercatat terjadi pengerahan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) serta Linmas secara berlebihan menjelang PSU Pilkada Papua," ujar Hasnu.


Hasnu menyebutkan, Polda Papua mengerahkan 2.269 personel gabungan dari TNI, Polri, dan perlindungan masyarakat (Linmas) dengan dalih pengamanan PSU Pilgub Papua.

"Pengerahan alat negara secara berlebihan tersebut tentu dapat disalahgunakan atau diselewengkan di lapangan," kata Hasnu.

Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) itu mencatat, pengalaman Pilgub Papua terdahulu memberikan contoh dari penyelewengan pengerahan aparat keamanan.

"Di mana, Papua memiliki jejak kekerasan dan militerisme dalam banyak peristiwa. Hal tersebut, justru memperpanjang catatan buruk terhadap keberadaan TNI-Polri di tanah Papua," kata Hasnu.

Maka dari itu, Hasnu mendorong masyarakat pemilih di PSU Pilgub Papua agar tidak takut melaporkan dugaan pelanggaran apabila ditemukan saat pelaksanaan kemarin.

"Mengajak pemilih agar melaporkan setiap kecurangan dan pelanggaran dalam PSU Pilkada Papua kepada Bawaslu dan lembaga Pemantau Pemilu," demikian Hasnu.




Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya