Berita

Ilustrasi/AI

Bisnis

Pasar Soroti Prospek Suku Bunga, Dolar AS Menguat

RABU, 06 AGUSTUS 2025 | 10:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York berakhir menguat. 

Pasar terus menyoroti prospek pemangkasan suku bunga oleh The Fed bulan depan, sementara sentimen pasar masih terbentuk oleh laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang lemah dan potensi perubahan arah kebijakan The Fed. 

Trump mengisyaratkan pengganti Gubernur Fed Adriana Kugler dan mempertimbangkan kandidat baru untuk menggantikan Jerome Powell. 


Indeks Dolar (Indeks DXY), yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya dengan Euro sebagai komponen terbesar, menguat 0,2 persen menjadi 98,81, setelah menyentuh level terendah satu minggu di awal sesi, yakni 98,609.

Data ISM menunjukkan sektor jasa AS stagnan pada Juli, dengan PMI non-manufaktur turun ke 50,1 dari 50,8. 

Investor menunggu data IHK AS pekan depan, dengan ekspektasi inflasi Juli naik 0,3 persen (mom), dan 3 persen (yoy). 

Euro bergerak mendatar dan Dolar AS menguat terhadap Yen. 

Risalah rapat BoJ menunjukkan beberapa anggota mempertimbangkan kenaikan suku bunga jika tensi dagang mereda. franc Swiss melemah tipis setelah pemerintahnya berupaya meredam tarif impor AS hingga 39 perseb yang mengancam ekspor.  

Tarif 15 persen yang dikenakan terhadap barang-barang Uni Eropa saat memasuki AS bersifat inklusif, tutur seorang pejabat senior UE.

Hal itu membuat Franc Swiss sedikit melemah di level 0,8077 per Dolar AS, setelah turun 0,5 persen pada sesi sebelumnya.

Swiss ingin mengajukan "penawaran yang lebih menarik" dalam perundingan perdagangan dengan Washington, untuk menghindari tarif impor AS sebesar 39 persen atas barang-barang Swiss yang mengancam ekonominya yang berbasis ekspor.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya