Berita

Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Hadiri Pelantikan Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU)/Ist

Nusantara

GRIB-ISNU Sepakat Kawal Moderasi Beragama dan Keadilan Sosial

JUMAT, 01 AGUSTUS 2025 | 20:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sekretaris Jenderal Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB), H. Zulfikar, SE. GG., menghadiri acara Pelantikan Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU). 

Kehadiran ini disebut sebagai bentuk dukungan terhadap peran intelektual dalam pembangunan bangsa dan penguatan kolaborasi antara GRIB dan ISNU.

"Kami percaya bahwa para sarjana NU bukan hanya penjaga tradisi intelektual, melainkan juga motor penggerak perubahan sosial yang berakar pada nilai-nilai kemanusiaan dan keindonesiaan," ujar Zulfikar seperti dikutip redaksi, Jumat, 1 Agustus 2025.


Zulfikar juga menegaskan bahwa GRIB dan ISNU memiliki visi yang sejalan dalam memperjuangkan keadilan, keberlanjutan, sisi religius, serta kesejahteraan rakyat.

“GRIB juga terpanggil untuk bersama mengawal moderasi beragama yang menjadi pilar terwujudnya Indonesia yang rahmatan lil alamin. Serta sebagai Solidaritas Kebangsaan dalam Bingkai Keilmuan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan ISNU, Dr. H. Fadly Yasir, menyebut kehadiran Zulfikar bukan sekadar sebagai tamu undangan, melainkan sebagai mitra strategis.

“Sekjen GRIB hadir bukan sekadar tamu, melainkan sebagai mitra strategis yang percaya bahwa bangsa besar membutuhkan kolaborasi lintas latar, gagasan, dan dedikasi. Juga menegaskan pentingnya menyatukan idealisme akademik dengan realitas perjuangan sosial untuk menghadirkan Indonesia yang adil dan berdaulat,” kata Fadly.

Ia juga menambahkan bahwa pelantikan ISNU bukan hanya soal kepemimpinan baru, melainkan momentum untuk memperkuat sinergi antara kekuatan moral dan intelektual dalam membangun tata kelola publik yang lebih adil dan transparan.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya