Berita

Bootcamp Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP)/Ist

Bisnis

Pertamina Gelar Bootcamp Jurnalistik Bagi Wartawan Jateng-DIY

JUMAT, 01 AGUSTUS 2025 | 18:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar Bootcamp Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) bagi wartawan dari Jawa Tengah dan  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 28–30 Juli 2025, dengan mengunjungi sejumlah lokasi program sosial dan fasilitas operasi Pertamina di Semarang dan Solo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pertamina mendorong karya jurnalistik berkualitas serta memperluas pemahaman media terhadap kegiatan operasional dan sosial perusahaan.


“Tidak hanya kami datangkan sejumlah narasumber untuk berbagi inspirasi, tapi kami juga mengajak untuk melihat langsung objek liputan unggulan yang ada di wilayah kami," kata Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, Jumat, 1 Agustus 2025.

"Tujuannya agar dapat langsung digali dan diolah menjadi suatu berita yang informatif untuk masyarakat, sekaligus menjadi karya jurnalistik yang berkualitas,” sambungnya.

Lokasi kunjungan meliputi kawasan Mangrove Edupark Tambakrejo, unit operasi PT Kalimantan Jawa Gas, program pertanian dan peternakan Pandawa Patra, serta SPBU Pedaringan di Solo.

Puncak acara berlangsung di Surabaya dengan sesi berbagi pengalaman dari VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso, jurnalis pemenang AJP nasional, serta para juri AJP.

Fadjar menyebut kegiatan ini sebagai langkah awal memperkuat kualitas karya jurnalistik di tingkat daerah. Ia juga memperkenalkan tema AJP 2025: Energizing Indonesia, dengan empat pilar utama—swasembada energi, energi hijau, bisnis berkelanjutan, dan energi masyarakat.

“Karya jurnalistik dari para peserta dapat menggambarkan peran strategis Pertamina dalam memberikan energi Indonesia berdasarkan 4 pilar, di antaranya swasembada energi, energi hijau, bisnis berkelanjutan, dan energi masyarakat,” ujar Fadjar.

Salah satu juri AJP, Fotografer Senior Reuters, Bea Wiharta, menambahkan karya jurnalistik yang kuat biasanya memadukan informasi dengan rasa, meski dibuat dengan keterbatasan alat.

Peserta bootcamp, Larasati Preyma dari IDN Times Solo, menyebut pengalaman ini sangat inspiratif. “Banyak masukan dan ilmu berharga yang membuat saya ingin menghasilkan karya yang lebih baik,” ujarnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya