Berita

Ilustrasi/Ist

Politik

Kualitas Pendidikan Sekolah Rakyat Harus Diutamakan

SELASA, 29 JULI 2025 | 08:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah harus mengutamakan kualitas pendidikan Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni, berharap upaya Presiden Prabowo Subianto menghadirkan Sekolah Rakyat dapat betul-betul tepat sasaran.

"Karena memang sasarannya ada untuk anak-anak kita dari miskin ekstrem, bahkan yang termiskin sehingga mereka bisa mendapatkan pelayanan atau pendidikan sebagaimana harusnya seperti masyarakat yang lain,” katanya seperti dikutip redaksi, Selasa, 29 Juli 2025.


Legislator Nasdem dari Dapil Sumatra Barat I itu mendorong, fasilitas penunjang pendidikan di Sekolah Rakyat harus terpenuhi. Terutama, dalam mengakomodasi minat, bakat, dan kreativitas peserta didik di Sekolah Rakyat.

“Jadi Insyaallah nanti potensi-potensi anak di sini bisa lebih dikembangkan sesuai dengan minat bakat,” ungkapnya.

Menurutnya, 100 Sekolah yang segera diaktivasi telah mumpuni dari segi infrastruktur dan penunjang lainnya. Bahkan, diperkirakan dapat menampung 75 hingga 100 peserta didik.

“Kalau kita melihat dari program ini Insyaallah bagus, karena mereka punya program khusus, juga mereka masuk asrama jadi dari makan, pakaian semua sudah tidak pikirkan lagi termasuk juga dengan pengajarnya,” jelas Lisda.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya