Berita

Ketua Umum Rampai Nusantara, Mardiansyah Semar (tengah)/Ist

Politik

Indonesia Hadapi Tantangan Besar, Gaduh Ijazah Palsu Harus Disudahi

SENIN, 28 JULI 2025 | 23:54 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Rampai Nusantara meminta agar polemik berkepanjangan terkait tudingan ijazah palsu segera dihentikan. 

Ketua Umum Rampai Nusantara, Mardiansyah Semar, menilai isu tersebut hanya akan menguras energi publik dan mengaburkan fokus masyarakat dari hal-hal yang lebih penting dan strategis bagi kemajuan bangsa.

“Bangsa ini menghadapi tantangan besar mulai dari tekanan ekonomi global, transisi energi, hingga ketahanan pangan. Jangan sampai ruang publik justru dipenuhi isu-isu yang tidak produktif dan belum terbukti secara hukum. Kasus-kasus hukum sebaiknya diserahkan sepenuhnya pada aparat penegak hukum,” ujar Semar dalam keterangannya, Senin, 28 Juli 2025.


Rampai Nusantara menekankan pentingnya publik untuk kembali pada diskursus yang membangun. 

Menurut Semar, energi bangsa sebaiknya diarahkan pada penguatan inovasi pendidikan, peningkatan daya saing sumber daya manusia, serta mendukung agenda pembangunan nasional yang tengah dijalankan pemerintah.

“Kita perlu mendorong narasi yang sehat, mencerdaskan, dan menyatukan. Bukan justru larut dalam wacana yang melemahkan kepercayaan publik terhadap institusi dan tokoh bangsa tanpa dasar yang kuat,” tegasnya.

Semar juga menambahkan bahwa publik sebaiknya turut aktif mengawal program prioritas pemerintah, seperti pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT), hilirisasi industri, serta penguatan ketahanan pangan nasional sebagai kunci kemandirian Indonesia ke depan.

“Sudahi gaduh, mari fokus pada kemajuan dan masa depan bangsa. Saatnya kita bergeser dari narasi kegaduhan menuju karya nyata,” tutup Semar.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya