Berita

Pelatihan Project Management (PM) untuk profesional di Jakarta/Ist

Bisnis

Masuki Era VUCA, Kemampuan Manajemen Proyek jadi Kebutuhan Utama

JUMAT, 25 JULI 2025 | 11:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam menghadapi dunia kerja yang semakin dinamis dan penuh ketidakpastian, para profesional dituntut untuk mampu beradaptasi secara cepat di tengah kondisi yang terus berubah. 

Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity) telah menjadi realitas baru dalam dunia bisnis, di mana proyek-proyek tidak hanya berkutat pada target dan tenggat waktu, tetapi juga melibatkan perubahan mendadak, risiko yang kompleks, serta kolaborasi lintas departemen yang menantang. 

Kemampuan dalam manajemen proyek tidak lagi menjadi nilai tambah semata, melainkan kebutuhan utama bagi profesional dari berbagai bidang yang ingin tetap relevan dan kompetitif.


Menjawab kebutuhan tersebut, lembaga Paramavida menghadirkan pelatihan Project Management (PM) untuk profesional di Jakarta. Pelatihan ini dilengkapi soft skills untuk membekali para profesional yang kompetitif.

“Dengan pendekatan yang sistematis dengan harga ekonomis, Paramavida memberikan solusi pelatihan yang relevan dan mudah diikuti bagi para profesional yang ingin meningkatkan daya saing mereka,” ujar Business Development Manager Paramavida, Idna Narita kepada wartawan, Jumat, 25 Juli 2025.

Lanjut dia, program ini disusun untuk membekali peserta dengan keterampilan yang langsung diterapkan di lapangan, sekaligus memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana mengelola proyek secara efisien di tengah kompleksitas dunia kerja masa kini.

“Sebagai bagian dari rangkaian kelas pengembangan soft skills, program ini tidak hanya membekali peserta dengan pemahaman teknis seputar manajemen proyek, tetapi juga mengasah keterampilan leadership, team building, dan komunikasi profesional yang sangat krusial dalam keberhasilan pelaksanaan proyek,” jelasnya.

Idna menambahkan bahwa program ini terbuka untuk umum dan diikuti oleh karyawan, manajer, maupun profesional dari berbagai latar belakang industri. Pelatihan ini dibawakan dalam format kelas publik yang rutin diselenggarakan di Jakarta, serta dapat dilaksanakan di kota-kota lain di Indonesia sesuai kebutuhan. 

“Pengembangan kemampuan profesional tidak hanya terpusat di ibu kota, dan kebutuhan akan pelatihan berkualitas juga tinggi di berbagai wilayah yang sedang berkembang secara ekonomi dan industri di Indonesia,” ungkap dia.

Selain meningkatkan mobilitas karir dan pengetahuan praktis melalui kelas Project management dan pelatihan soft skills lainnya, program pelatihan ini mendukung pengembangan karir berkelanjutan serta peningkatan pengetahuan praktis di lingkungan kerja.

“Pelatihan-pelatihan kami dilakukan dengan pendekatan learning by doing dan fasilitator berpengalaman, sehingga peserta tidak hanya mendapatkan teori tetapi juga simulasi dan studi kasus yang relevan dengan pekerjaan mereka saat ini,” ujar Idna.

“Program pelatihan ini dirancang untuk membantu peserta memahami bagaimana merencanakan, mengeksekusi, dan mengendalikan proyek secara efektif, dengan tetap memperhatikan komunikasi lintas fungsi, manajemen risiko, dan kepemimpinan yang adaptif dalam konteks dunia kerja modern,” pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya