Berita

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja/RMOL

Politik

Bawaslu Perkuat Patroli Pengawasan PSU Pilkada 2024 di 3 Daerah

JUMAT, 25 JULI 2025 | 10:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 di 3 daerah pada 6 Agustus 2025 mendatang, akan diawasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dengan memperkuat program patroli pengawasan. 

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja menerangkan, program patroli pengawasan merupakan mekanisme yang dilakukan jajarannya di daerah untuk memastikan pelaksanaan kontestasi berjalan sesuai aturan.

Dia mengungkapkan, dalam praktiknya patroli pengawasan melibatkan sejumlah stakeholder, utamanya dari aparat penegak hukum yang dalam hal ini kepolisian dan juga kejaksaan.


"Bawaslu melakukan patroli pengawasan bekerjasama dengan aparatur penegak hukum," ujar Bagja kepada RMOL, Jumat, 25 Juli 2025.

Anggota Bawaslu RI dua periode itu menegaskan, kepolisian dan kejaksaan merupakan unsur penegak hukum yang juga tergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu.

Oleh karenanya Bagja memastikan, selain patroli pengawasan pihaknya juga menyiapkan kesiapan Sentra Gakkumdu, jika mendapati dugaan pelanggaran pidana pada PSU Pilkada 2024 di 3 daerah pada 6 Agustus 2025 mendatang.

"Sentra Gakkumdu juga sudah berjalan," demikian dia menambahkan.

PSU Pilkada 2024 merupakan tindak lanjut dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah (PHP Kada).

Kini, tersisa 3 daerah yang melaksanakan Pilkada 2024 harus melaksanakan PSU, di antaranya pemilihan gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) Papua, serta pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilbup) Boven Digoel dan Barito Utara.

Tiga daerah itu akan melangsungkan PSU pada 6 Agustus 2025.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya