Berita

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari (kedua dari kanan), Ketua PP Bamusi Yayan Sopyan Al-Hadi (paling kanan)/Ist

Politik

Pemikiran Gender Bung Karno Selaras dengan Arah Nasyiatul Aisyiyah

KAMIS, 24 JULI 2025 | 18:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemikiran proklamator Bung Karno dalam membangun keadilan gender dinilai relevan dengan arah gerak Nasyiatul Aisyiyah (NA). 

Demikian diungkapkan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari, Diskusi Kebangsaan bertajuk “Pemikiran Soekarno dan Relevansi Generasi Muda Islam” di Sekolah Partai DPP PDIP, Kamis, 24 Juli 2025. 

“Bung Karno sudah menolak budaya patriarki sejak awal. Ia menolak kekerasan dan memperjuangkan ruang yang adil bagi perempuan. Pemikiran ini sejalan dengan nilai-nilai Nasyiatul Aisyiyah yang berpijak pada Al-Qur’an dan Sunnah, termasuk pesan penting dalam Al-Hujurat ayat 13,” ujar Ariati Dina.


Senada dengan itu, Anggota DPR Fraksi PDIP Banyu Biru, menegaskan bahwa ajaran Bung Karno adalah jembatan antara Islam dan nasionalisme. 

“Tidak ada dikotomi antara Islam dan nasionalisme. Islam itu harus revolusioner secara spiritual dan mental. Ajaran Bung Karno adalah tentang pembebasan dari penindasan,” ujarnya. 

Ia pun mengajak generasi muda untuk membumikan Marhaenisme dan nilai Trisakti dalam dunia yang kian dipenuhi teknologi dan AI.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), Yayan Sopyan Al Hadi, mengajak publik mengenal sisi rasional Bung Karno dalam berpikir tentang Islam.

“Soekarno percaya bahwa Islam harus dinamis, progresif, dan berpihak pada kaum tertindas. Ia bahkan berkirim surat kepada ulama besar Tuan Al Hassan, menyampaikan pentingnya Islam yang membela dan mencerahkan,” kata Yayan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya