Berita

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Riano P Ahmad/Ist

Nusantara

Operasional FKDM hingga Jumantik Diusulkan Ikut Naik, Bukan Cuma RT/RW

KAMIS, 24 JULI 2025 | 05:25 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Riano P Ahmad menanggapi rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang segera mengumumkan kenaikan dana operasional bagi RT/RW di Jakarta. Pramono menyebut kebijakan baru ini mulai berjalan Oktober 2025.

Riano mengaku mendukung usulan Pramono Anung tersebut. Hanya saja, menurut dia, kebijakan tersebut harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak boleh parsial.

Menurut Riano, peningkatan operasional perangkat kewilayahan lainnya harus turut serta dalam kebijakan tersebut.


“Harus ada keadilan dan pemerataan,” kata Riano dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta, Kamis 24 Juli 2025.

Peran penting dalam pelayanan publik, kata politisi Partai NasDem itu, tidak hanya RT, RW, dan LMK, namun masih banyak perangkat lainnya.

Seperti, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Juru Pemantau Jentik (Jumantik), Dasawisma, Posyandu, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) hingga Pos Binaan Terpadu (Posbindu).

“Semua elemen ini berperan penting dalam pelayanan di wilayah,” kata Riano.

Karena itu, lanjut Riano, kenaikan biaya operasional tidak bisa di satu sisi saja.

“Perangkat-perangkat lain juga harus disesuaikan agar ada keadilan,” pungkas Riano. 

Sebagai informasi, saat ini berdasar Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 1674 Tahun 2018 tentang Pemberian Uang Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi RT dan RW, Ketua RT menerima dana operasional sebesar Rp2 juta per bulan, sedangkan Ketua RW memperoleh Rp2,5 juta per bulan.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya