Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Ist

Dunia

Mendag AS Pastikan Masih Ada Ruang untuk Negosiasi Dagang dengan Eropa

SENIN, 21 JULI 2025 | 18:09 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Amerika Serikat (AS) menyatakan keyakinannya bahwa kesepakatan perdagangan dengan Uni Eropa masih bisa tercapai sebelum tenggat pemberlakuan tarif baru pada 1 Agustus mendatang.

Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, mengatakan bahwa pihaknya masih membuka ruang negosiasi dengan sekutu dekatnya.

“Kedua negara ini adalah mitra dagang terbesar di dunia, sedang berdiskusi. Kami akan mencapai kesepakatan. Saya yakin kami akan mencapai kesepakatan,” tegas Lutnick dalam wawancaranya dengan CBS TV, dikutip Senin 21 Juli 2025.


Ia mengungkapkan bahwa dirinya baru saja berkomunikasi dengan para negosiator Uni Eropa melalui sambungan telepon dan menilai masih ada banyak ruang untuk mencapai titik temu.

Pernyataan Lutnick muncul di tengah ancaman tarif baru yang dilontarkan Presiden AS Donald Trump. Pada 12 Juli lalu, Trump mengumumkan rencana pengenaan tarif sebesar 30 persen terhadap impor dari Meksiko dan Uni Eropa jika kesepakatan dagang tidak tercapai hingga 1 Agustus.

“Tentu saja itu tenggat yang ketat,” ujar Lutnick.

Ia lebih lanjut menegaskan bahwa negara-negara mitra dagang masih dapat melanjutkan negosiasi setelah 1 Agustus, tetapi tarif akan tetap mulai berlaku pada tanggal tersebut.

Trump diketahui telah menyurati Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, serta sejumlah pemimpin negara lain seperti Meksiko, Kanada, Jepang, dan Brasil. 

Dalam surat tersebut, Trump menetapkan tarif menyeluruh mulai dari 20 hingga 50 persen, termasuk tarif khusus 50 persen untuk komoditas tembaga.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya