Berita

Presiden AS, Donald Trump/Net

Dunia

Trump Perintahkan Diplomat AS Bungkam Soal Pemilu Asing

JUMAT, 18 JULI 2025 | 13:23 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintahan Presiden Donald Trump mengeluarkan perintah baru yang melarang seluruh diplomat Amerika Serikat mengomentari keadilan atau integritas pemilu di negara asing. 

Instruksi ini menandai pergeseran besar dari pendekatan tradisional Washington yang selama ini aktif mempromosikan pemilu bebas dan adil di luar negeri.

Arahan tersebut dikirim melalui saluran internal Departemen Luar Negeri yang ditandai sensitif dan diteken langsung oleh Menteri Luar Negeri Marco Rubio.


"Ketika pantas untuk mengomentari pemilu asing, pesan kami harus singkat, berfokus pada ucapan selamat kepada kandidat yang menang dan, jika perlu, mencatat kepentingan kebijakan luar negeri bersama," demikian isi instruksi tersebut seperti dikutip dari Reuters pada Jumat, 18 Juli 2025.

Kabel tersebut secara eksplisit melarang diplomat AS memberikan komentar apa pun mengenai integritas, legitimasi, atau nilai-nilai demokratis dari proses pemilu di luar negeri tanpa persetujuan langsung dari pimpinan senior di Departemen Luar Negeri.

"Pesan harus menghindari opini tentang keadilan atau integritas proses pemilu, legitimasinya, atau nilai-nilai demokrasi negara yang bersangkutan," tulis arahan itu.

Langkah ini mencerminkan pidato Presiden Trump di Riyadh pada 13 Mei lalu, di mana ia mengkritik praktik negara-negara Barat yang menggurui negara-negara Timur Tengah dalam urusan domestik mereka.

"Amerika Serikat akan menjalin kemitraan dengan negara-negara di mana pun kepentingan strategis kami selaras," bunyi kutipan dari arahan tersebut, menggemakan pesan utama Presiden Trump bahwa Washington tak lagi tertarik mencampuri urusan dalam negeri negara lain.

Dalam pernyataan melalui email, juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan kebijakan ini sejalan dengan komitmen pemerintahan Trump terhadap kedaulatan nasional.

Pendekatan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengamat kebijakan luar negeri, mengingat selama beberapa dekade AS menjadikan promosi demokrasi, hak asasi manusia, dan kebebasan pers sebagai pilar utama diplomasi globalnya.

Namun di bawah Trump, pemerintah semakin memandang isu-isu tersebut sebagai bentuk intervensi. 

Reformasi internal pun dilakukan, termasuk restrukturisasi Biro Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Tenaga Kerja di Departemen Luar Negeri. Pemerintah menyebutnya perlu untuk mencegah lembaga itu digunakan sebagai platform aktivisme sayap kiri.

Ironisnya, meski menghindari kritik atas pemilu di luar negeri, pejabat tinggi pemerintahan Trump secara terbuka menyoroti apa yang mereka sebut sebagai represi terhadap kelompok sayap kanan di Eropa, termasuk di Jerman, Prancis, dan Rumania. 

Mereka menuduh pemerintah-pemerintah di Eropa menyalahgunakan wacana melawan disinformasi untuk membungkam kritik terhadap imigrasi dan kebijakan progresif.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya