Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Tertekan ke Rp16.287 Usai BI Pangkas Suku Bunga di 5,25 Persen

RABU, 16 JULI 2025 | 18:38 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) rupiah ditutup tertekan ke Rp16.287 per dolar AS pada perdagangan Rabu 16 Juli 2025.

Mengutip data Bloomberg, mata uang Garuda itu melemah 20 poin, setelah Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga ke level 5,25 persen.

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan ini terjadi imbas ketidakpastian ekonomi global pasca kebijakan tarif resiprokal Presiden Donald Trump.


"Ketidakpastian ekonomi global meningkat setelah kebijakan tarif resiprokal Trump kepada negara mitra dagang, seperti Indonesia yang masih cukup besar terkena tarif impor 19 persen walaupun sebelumnya 32 persen. Oleh karena itu, BI kembali memangkas suku bunga acuan," kata Ibrahim dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, ketidakpastian ekonomi global ini akan membuat pasar semakin khawatir atas kebijakan tarif AS sekaligus konflik internal yang terjadi antara Bank Sentral AS (The Fed) dengan Trump.

"Kekhawatiran pasar terus berlanjut atas tarif perdagangan Trump, dan meningkatnya seruan dari Trump dan sekutunya untuk menggulingkan Ketua Jerome Powell," tambahnya.

Ia pun memprediksi pergerakan Rupiah pada perdagangan Kamis 17 Juli 2025 akan bergerak fluktuatif, namun cenderung ditutup menguat direntang  Rp16.230 hingga Rp16.290 per dolar AS.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya