Berita

Dok Foto/Istimewa

Nusantara

Berstatus Waspada, Masyarakat di Sekitar Dieng Diminta Tak Dekati Kawah Aktif

SENIN, 14 JULI 2025 | 06:42 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Aktivitas vulkanik Gunung Dieng yang terletak di wilayah Kabupaten Banjarnegara, Wonosobo, dan Batang, Jawa Tengah, masih berada pada Level II atau Waspada. 

Berdasarkan laporan periode pengamatan Sabtu, 12 Juli 2025 pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, gunung dengan ketinggian 2.565 meter di atas permukaan laut itu menunjukkan kondisi visual yang relatif stabil namun tetap perlu diwaspadai.

Berdasarkan data dari https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api tanggal 12 Juli 2025, Petugas Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Dieng, Dhanu Dwi Ariadi R melaporkan bahwa secara visual gunung terlihat jelas.


Teramati asap berwarna putih keluar dari kawah utama dengan intensitas tipis hingga tebal, membumbung setinggi 10-20 meter dari puncak.

Cuaca di kawasan Dieng umumnya cerah hingga berawan, dengan arah angin lemah hingga sedang bertiup ke selatan.

Pemantauan kandungan gas CO2 di kawasan Dieng masih menunjukkan angka yang aman bagi manusia, namun tetap harus diwaspadai.

Kawah Sikendang: Konsentrasi CO2 berkisar antara 0,3-0,47% Vol, dengan rata-rata 0,36% Vol.

Kawah Timbang: Konsentrasi CO2 antara 0,18-0,22% Vol, rata-rata 0,2% Vol.

"Sebagai catatan, batas aman konsentrasi gas CO2 untuk kesehatan manusia adalah di bawah 0,5% Volum," kata Dhanu dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Senin, 14 Juli 2025.

Suhu di beberapa kawah tercatat cukup tinggi. Kawah Timbang: 61,1-72,6°C (rata-rata 69,3°C). Kawah Sileri: 51,1-52,2°C (rata-rata 51,6°C)

Suhu tanah di Kawah Sileri: berkisar 22,4-3,1°C. Suhu udara di kawasan Dieng pada hari pengamatan berkisar antara 7-17°C, dengan kelembapan relatif tinggi, 67-97%.

PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) mengeluarkan sejumlah rekomendasi demi keselamatan masyarakat dan wisatawan.

Diantaranya, dilarang memasuki radius 500 meter dari pusat Kawah Sileri serta tidak diperbolehkan bermalam di sekitarnya.

Kawah Timbang juga dilarang dimasuki, dan masyarakat diimbau waspada terhadap bahaya gas beracun saat melakukan aktivitas penggalian di sekitar area tersebut.

Dilarang memasuki kawah-kawah lain di kompleks G. Dieng karena potensi erupsi freatik dan gas berbahaya.

Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi informasi hoaks atau tidak resmi, serta selalu mengikuti arahan pemerintah daerah.

Pemerintah daerah Banjarnegara, Wonosobo, dan Batang diminta terus berkoordinasi dengan PVMBG di Bandung atau Pos Pengamatan Gunungapi Dieng di Karangtengah, Batur, Banjarnegara (HP: 0823-3012-3236).

Perkembangan aktivitas Gunung Dieng dapat dipantau melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang tersedia di Google Playstore atau melalui laman resmi: magma.esdm.go.id.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya