Berita

Presiden Donald Trump/Net

Dunia

Trump Naikkan Tarif Kanada 35 Persen Gegara Fentanil

JUMAT, 11 JULI 2025 | 21:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menaikkan tarif impor terhadap produk asal Kanada menjadi 35 persen. Angka ini naik dari sebelumnya 25 persen.

Kebijakan baru tersebut tercantum dalam surat yang ditulis Trump kepada Perdana Menteri Kanada, Mark Carney. Surat tersebut kemudian dipublikasikan di akun media sosial Truth Social.

"Jika Kanada bekerja sama dengan saya untuk menghentikan aliran fentanil, kami mungkin akan mempertimbangkan penyesuaian terhadap surat ini," tulis Trump, dikutip dari Reuters, Jumat, 11 Juli 2025.


Trump memberikan pengecualian terhadap produk-produk yang tercakup dalam perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA). Selain itu, khusus untuk sektor energi dan pupuk juga tidak berubah dengan tarif 10 persen.

Dalam suratnya, Trump menegaskan kebijakan tarif ini berkaitan erat dengan upaya menghentikan aliran fentanil dari Kanada ke AS. 

Tak hanya itu, Trump juga mengeluhkan kebijakan perdagangan Kanada yang merugikan peternak sapi perah AS dan negara lain. Ia menuding Kanada menghambat tarif maupun non-tarif yang memperburuk defisit perdagangan AS.

"Defisit perdagangan dengan Kanada ini mengancam perekonomian dan keamanan nasional Amerika," tegas Trump.

Menanggapi langkah keras Trump, Perdana Menteri Kanada Mark Carney buka suara. Dalam pernyataan di akun X pribadinya, Carney menegaskan bahwa Kanada akan terus membela para pekerja dan pelaku usaha di negaranya dalam setiap negosiasi dengan AS.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya