Berita

Banjir akibat luapan Kali Ciliwung/Ist

Nusantara

Curah Hujan Tinggi

Puluhan RT di Jakarta Masih Kebanjiran

SELASA, 08 JULI 2025 | 07:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Banjir masih melanda sejumlah wilayah DKI Jakarta akibat kombinasi curah hujan tinggi dan pasang maksimum air laut (rob) yang dipengaruhi fase Perigee dan Bulan Baru. 

Hingga Selasa, 8 Juli 2025, pukul 07.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat terdapat 62 RT terdampak genangan air di sejumlah wilayah.

Peringatan dini banjir pesisir telah dikeluarkan BMKG untuk periode 4 hingga 13 Juli 2025. Sejumlah pintu air dan pos pantau di Jakarta mengalami peningkatan status siaga seiring dengan curah hujan tinggi dan pasang air laut. 


Pintu Air Pasar Ikan tercatat berstatus Siaga 2 sejak Senin, 7 Juli 2025 pukul 14.00 WIB. Sementara itu, Pos Pantau Angke Hulu yang sebelumnya berada di Siaga 3, meningkat menjadi Siaga 1 pada pukul 22.00 WIB. 

Pos Pantau Sunter Hulu juga naik ke status Siaga 2 pada pukul 21.00 WIB. Kondisi serupa terjadi di Bendung Katulampa yang berada pada status Siaga 3 sejak pukul 19.00 WIB. 

Pintu Air Manggarai dan Pintu Air Karet masing-masing mengalami peningkatan dari Siaga 3 ke Siaga 2 pada pukul 22.00 WIB.

Genangan yang terjadi tersebar di empat kota administrasi. Jakarta Barat mencatatkan 10 RT terdampak dengan ketinggian air mencapai 60 cm. 

Jakarta Selatan mengalami genangan di 20 RT, dengan ketinggian tertinggi mencapai 100 cm. Jakarta Timur menjadi wilayah paling terdampak dengan 30 RT tergenang, bahkan di Kelurahan Cililitan air mencapai 120 cm. 

Sementara itu, Jakarta Utara mencatat 2 RT terdampak, terutama akibat kombinasi antara curah hujan tinggi dan banjir rob.

Tiga ruas jalan tergenang, antara lain Jl. Adi Karya, Jl. Bojong Indah Raya, dan Jl. Raya Daan Mogot KM 11.

Pengungsian tercatat di enam lokasi, dengan total ratusan jiwa mengungsi, terbanyak di Masjid Al Mujahidin, Kel. Jati Padang (140 jiwa).

Sementara itu, BPBD menyatakan sejumlah wilayah dan ruas jalan sudah surut, termasuk 18 kelurahan dan lima ruas jalan seperti Jl. H.R. Rasuna Said dan Jl. Gaya Motor Raya.

BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi, mengoordinasikan penyedotan genangan, serta memastikan fungsi saluran air bersama Dinas SDA, Bina Marga, Gulkarmat, dan pemerintah kelurahan setempat. Genangan ditargetkan surut dalam waktu dekat.

Imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi genangan lanjutan. Dalam keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan Jakarta Siaga 112 yang aktif 24 jam dan bebas pulsa.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya