Berita

Festival HB Jassin/Ist

Nusantara

Festival Sastra HB Jassin Digelar Meriahkan 5 Abad Jakarta

MINGGU, 06 JULI 2025 | 07:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menyambut peringatan lima abad Kota Jakarta pada tahun 2027, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta menggelar rangkaian Festival Sastra HB Jassin. 

Festival ini dirancang sebagai ajang sastra dan budaya untuk mengenang kontribusi besar Hans Bague Jassin, yang dikenal sebagai Paus Sastra Indonesia. 

“Sastra harus tetap hidup karena UNESCO telah menetapkan Jakarta sebagai Kota Sastra. Festival ini menjadi wadah interaksi antara pelaku dan penikmat sastra dari berbagai latar belakang,” kata Kepala Dispusip DKI Jakarta, Nasruddin Djono Surjono, dikutip Minggu 6 Juli 2025.


Festival yang akan berlangsung maraton sejak Juli hingga Oktober 2025 ini menampilkan berbagai program unggulan, seperti pameran sastra, jejak sastra di media massa, diskusi peringatan 108 Tahun HB Jassin, siniar edisi spesial Piala HB Jassin, hingga Simposium Sastra Antarbangsa.

Kepala Unit Pengelola Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, Diki Lukman Hakim, menambahkan bahwa festival ini dikemas dalam rangkaian kegiatan yang inklusif dan membumi agar dapat dinikmati semua kalangan.

"Ini bagian dari upaya menjaga eksistensi dunia sastra dan mengenalkan lebih luas kontribusi besar HB Jassin kepada masyarakat. Festival ini bisa dinikmati oleh semua lapisan dan komunitas,” ucap Diki.

Adapun puncak acara akan digelar pada Oktober 2025 melalui final dan malam anugerah Piala HB Jassin. Tahun ini, kompetisi Piala HB Jassin membuka empat mata lomba, yakni cerpen internasional, kritik sastra nasional, pembacaan puisi nasional, dan musikalisasi puisi.

"Kami berharap para pelajar SMA maupun SMK di DKI Jakarta dapat ikut serta karena kami telah menyiapkan total hadiah senilai Rp 360 juta,” ujar Diki.

Beragam juri dan narasumber dari dalam maupun luar negeri dijadwalkan hadir untuk memperkaya wawasan sastra serta memperluas jejaring komunitas sastra lintas generasi dan negara.

“Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkaya wawasan sastra dan memperluas jejaring komunitas sastra lintas generasi dan negara,” tutup Diki.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya