Berita

Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo/Net

Bisnis

Adik Kandung Prabowo Akui Terima Laporan Korupsi MBG Setiap Hari

SELASA, 01 JULI 2025 | 13:09 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo mengakui adanya potensi korupsi yang timbul dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang mendapat suntikan anggaran jumbo senilai Rp121 triliun dari APBN 2025.

Adik kandung Presiden Prabowo Subianto sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi itu menegaskan bahwa kewaspadaan terhadap penyelewengan dana MBG menjadi perhatian utama pemerintah, mengingat besarnya nilai anggaran yang digelontorkan.

"Kita sangat-sangat waspada terhadap korupsi karena ini menyangkut uang yang besar sekali. Tapi itu sudah kita wanti-wanti, Pak Prabowo sudah wanti-wanti, kita harus kawal makanan bergizi gratis," tegas Hashim saat meresmikan Prasasti Center for Policy Studies di Djakarta Theatre XXI, Jakarta, Senin 30 Juni 2025.


Tak hanya mengingatkan, Hashim juga mengaku menerima laporan dugaan korupsi MBG setiap hari, khususnya di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN), yang menjadi pelaksana utama program tersebut.

“Setiap hari saya pribadi terima info mengenai korupsi di Badan Gizi Nasional. Kalau ada korupsi saya langsung hubungi pimpinan BGN (Dadan Hindayana), minta diperiksa, minta dikaji apa benar atau tidak,” ujarnya.

Hashim juga menyerukan peran serta masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan penyimpangan dalam program.

“Dan saya berharap dari ibu-ibu bapak-bapak juga demikian. Jangan terlalu ragu, kalau bapak-bapak ibu-ibu melihat ada kejadian-kejadian korupsi, itu harus kita laporkan dan kita periksa dan kita harus tanggulangi,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa komitmen antikorupsi merupakan prioritas utama Presiden Prabowo, dan pengawasan terhadap program MBG harus dilakukan secara menyeluruh dan serius.

“Jangan sampai itu. Prioritas dari Pak Prabowo adalah kita harus membasmi, berantas korupsi di bumi Indonesia. Ini suatu tantangan besar sekali, tapi saya kira kita harus mulai dan sudah dimulai,” tandasnya.

Berdasarkan Laporan APBN edisi Mei 2025, Kementerian Keuangan mengungkapkan bahwa program MBG telah menyerap anggaran hingga Rp4,4 triliun per 12 Juni 2025. Jumlah ini melonjak drastis dari realisasi awal Januari yang baru mencapai Rp45,1 miliar.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya