Berita

Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden AS Donald Trump/Politico

Bisnis

Emosi, Trump Mendadak Batalkan Perundingan Dagang dengan Kanada

SABTU, 28 JUNI 2025 | 09:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara tiba-tiba menghentikan perundingan dagang dengan Kanada, setelah Ottawa berencana menerapkan pajak digital pada perusahaan teknologi asal AS seperti Amazon, Google, dan Apple.

Trump menyebut pajak tersebut sebagai “serangan terang-terangan” terhadap Amerika. Ia mengumumkan akan mengenakan tarif baru terhadap produk-produk asal Kanada dalam waktu satu minggu.

"Kanada negara yang sangat sulit diajak berdagang," tulis Trump di media sosial Truth Social lada Jumat, dikutip dari Reuters, Sabtu 28 Juni 2025.


"Karena pajak yang sangat keterlaluan ini, kami segera menghentikan semua pembicaraan dagang dengan Kanada," lanjutnya.

Ia juga menegaskan akan mengumumkan besaran tarif impor yang harus dibayar Kanada dalam tujuh hari ke depan.

Keputusan ini memicu ketegangan baru dalam hubungan AS-Kanada, padahal sebelumnya sempat membaik. Pada pertengahan Juni, Trump dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney sempat bertemu dalam pertemuan G7 dan sepakat untuk merampungkan kesepakatan ekonomi baru dalam waktu 30 hari.

Akibat pengumuman ini, pasar saham sempat terguncang. Namun, indeks S&P 500 dan Nasdaq akhirnya tetap ditutup pada rekor tertinggi.

Adapun yang dipermasalahkan Trump adalah penerapan pajak digital sebesar 3 persen dari pendapatan perusahaan teknologi seperti Amazon, Google dan Apple, yang diperoleh dari pengguna di Kanada, jika melebihi 20 juta Dolar AS per tahun. Pajak ini juga berlaku surut hingga tahun 2022.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya